IKLAN

Kapolresta Manado : Pelaku Pengedar, Pembuat Uang Palsu Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara


2016-07-25_19.09.25

Kedua pelaku yang berhasil ditangkap Tim Paniki Polresta Manado.(foto ekaputra)

MANADO – Kasus peredaran uang palsu di Sulawesi Utara yang berhasil dibongkar oleh Tim Paniki Polresta Manado dengan pelaku berinisial RA Alias Iwan (30) warga Kelurahan Ternate Baru Lingkungan I, AM alias Ais (35) warga Paal IV Lingkungan VI, dan ARP alias Fandi (34) warga Kelurahan Ternate Baru Lingkungan V. Dapat diancam hukuman 15 tahun penjara.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan saat menggelar konfrensi pers kasus peredaran uang palsu tersebut. “Pelaku akan diancam Pasal 244 KUHP subsider 245 KUHP tentang uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ungkapnya pada senin (25/07) sekira pukul 17.00 Wita.

2016-07-25_19.11.18

Barang bukti berupa uang palsu serta cetakan dan print. (Foto ekaputra)

Ia juga menambahkan masih akan melakukan pengembangan untuk terkait kasus tersebut. “Kami telah mengamankan uang palsu yang jumlahnya sekitar Rp. 23 juta dari ketiga pelaku. Kami juga masih akan melakukan pendalaman terhadap kasus ini dan kemungkinan adanya pelaku yang lain, kami masih akan melakukan pengembangan,” tambah Hisar.

Kapolresta Manado juga menghimbar agar warga kota Manado lebih jeli dalam melihat keaslian uang agar tidak terjadi seperti kasus ini. “Seperti anjuran dari Bank Indonesia yaitu 3D, Dilihat, Diraba dan Ditrawang. Kemudian jangan senang dulu apabila ada yang murah hati memberikan uang dengan nominal yang besar,” himbaunya.

Sebelumnya, Tim Paniki Polresta Manado berhasil membongkar pelaku pengedar uang palsu di Sulawesi Utara. Kasus ini terbongkar setelah Tim Paniki mendapat laporan dari Masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu dan membekuk pelaku pengadaan uang tersebut berinisial HM aliad Ais (37) warga Kelurahan IV Lingkungan VI Kecamatan Tikala beserta barang bukti Uang palsu sebanyak Rp 6.500.000 pecahan Rp. 50.000 pada Minggu (24/07) sekira pukul 03.00 Wita. (ekaputra)

IKLAN
loading...