IKLAN

Kasus Korupsi DAK Sitaro, Saksi Tidak Tahu Tentang Potongan 12 %


received_1116603875016552

Saksi Erius Londo saat memberikan kesaksian di Sidang DAK Sitaro. (foto ist)

MANADO — Pengadilan Negeri Manado kembali menggelar Sidang dugaan kasus penyalahgunaan anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) Bidang Pendidikan 2012 Kabupaten Kepulawan Sitaro, yang Melibatkan terdakwa Camat Siau Barat, berinisial DAP alias Djayen dan Sekretaris Disdikpora Kabupaten Kepulauan Sitaro, DFK alias Deny pada Rabu (13/1).

Pada Sidang tersebut, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diketuai Taufik Hidayat melakukan agenda pemeriksaan saksi yakni sekretaris Panitia Penyelenggara Dana DAK, yaitu Esrius Daniel Londo. Dihadapan Ketua Majelis Hakim Darius Naftali, Londo menjelaskan bahwa tahun 2012 Disdikpora Kabupaten Kepulawan Sitaro, menerima dana DAK dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tapi, Adanya sosiolisasi potongan 12% tiap sekolah penerima DAK saksi tidak mengetahui. “Saya tidak tahu adanya potongan 12% tersebut, karena setiap ada sosialisasi saya tidak pernah ikut,” kata Londo. Ia juga mengakui tidak tahu kesekolah mana saja dana tersebut diserahkan. “Saya tidak mengetahui kegiatan uang DAK tersebut, untuk diserahkan kepada sekolah-sekolah mana saja,” tutup Londo.

Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika tahun 2012 Disdikpora Kabupaten Kepulawan Sitaro, menerima DAK Bidang Pendidikan sebesar Rp13.862.000.000, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ditambah dana pendamping dari Dana Alokasi Umum (DAU) bersumber APBD sebesar Rp1.386.200.000, sehingga berjumlah seluruhnya Rp15.248.200.000. Kemudian dua terdakwa ini bersama-sama melawan hukum, melakukan pungutan dari sekolah penerima DAK Tahun Ajaran (TA) 2012.

Menurut Tim JPU, berdasarkan hasil pemeriksaan dan perhitungan dari para saksi kepala sekolah (kepsek), terdapat 50 sekolah, telah menyerahkan uang yang bersumber dari DAK Pendidikan yang dikumpulkan oleh kedua terdakwa. Akibat perbuatan kedua terdakwa, mereka menerima uang dana DAK sebesar Rp924.092.200. (ekaputra)

IKLAN
loading...