IKLAN

Bambang: Saya Tidak Menerima Uang Sepeserpun

Kasus Lapas Tewaan Bitung Belum P21


IMG_00001502_editBITUNG-Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Bambang Eko Mintardji, SH., MH. membantah kabar yang beradar di masyarakat bahwa dirinya telah menerima uang penangguhan dari 13 tersangka kasus Lapas Tewaan Bitung dari Rp. 30 juta berkembang menjadi Rp. 300 juta per tersangka.

 

“Saya tidak menerima uang sepeserpun dari tersangka. Kabar ini sengaja disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, bisa jadi ada oknum yang telah memanfaatkan kasus ini tetapi karena maksudnya tidak tercapai, maka sengaja meniup isue ini,” ungkp Bambang kepada awak media, Kamis (09/04).

 

Ia menegaskan, kasus Lapas tetap diproses sesuai Hukum, saat ini sementara dalam tahap perbaikan dan penyempurnaan berkas prinsip penegak hukum, ‘lebih baik melepaskan 1 orang bersalah daripada menghukum 1.000 orang tidak bersalah.

 

“Ada perbedaan dalam berkas rekonstruksi, contohnya saya memukul bagian wajah tetapi dalam laporan tertulis yang saya pukul bagian perut. Kira-kira hal seperti itu yang diperbaiki, mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini sudah P21,” jelasnya.

 

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh 13 tersangka  pegawai Lapas terhadap Jendry Kapoh (28), tahanan dalam ruang karantina Lapas kelas II Tewaan Bitung meninggal dunia, terjadi pada pertengahan tahun 2014 tetapi sampai saat ini kasusnya belum P21. (jones)

 

 

IKLAN
loading...