IKLAN

KDP Desak Jalan Penghubung Mitra-Minsel Masuk di RPJMD 2016-2021


MANADO– Pansus DPRD Sulut yang membahas RPJMD 2016-2021, semajin kritis dalam melakukan pembahasan.

Ini dibuktikan dalam pembahasan, Jumat (24/6), banyak anggota pansus yang mengkritisi soal program kerja bakal dilakukan gubenur dan wakil gubernur khususnya dalam bidang infrastruktur jalan.

Kristovorus D Palinggi

Kristovorus D Palinggi

Anggota Pansus seperti Kristovorus Decky Palinggi, Amir Liputo dan Diana Dondokambey menilai pemerintah pilih kasih.

Pasalnya untuk RPJMD 2016-2021, pembangunan infrastruktur jalan lebih banyak di daerah Minahasa, Sangihe, Bitung. Sementara daerah yang lain masih kurang mendapat perhatian.

Seperti pengakuan Wakil Ketua Komisi Satu, Kristovorus D Palinggi ( KDP) ruas jalan Penghubung antara Minsel- Mitra dari Popontolen tembus Minahasa serta Kilo III, Tombatu rusak parah.

” Pada wajtu gubernur yang lalu, jalan ini sudah di bongkar tapi sampai sekarang tidak pernah dilanjutkan. Seharusnya jalan penghubung Mitra-Minsel ini harus masuk di RPJMD,” tegas KDP, legislator Partai Golkar dapil Mitra-Minsel ini.

Masih menurut KDP, jika jalan penghubung ini tidak pernah dibuat maka kasihan jika ada warga yang sakit.

” Tidak mungkin orang Tombatu yang sakit harus dilarikan ke Mitra karena disana belum ada Rumah Sakit. Sementara jika dari Tombatu mau bawa ke Manado harus melewati jalan rusak. Bisa jadi pasiennya bakal meninggal dalam perjalanan jika kondisi jalannya tidak mendukung,” jelas KDP, sambil berharap pemerintah dibawa kepemimpinan Olĺy Dondokambey dan Steven Kandouw dapat menindaklanjuti aspirasi masyarakat Mitra-Minsel. (mom)

IKLAN
loading...