IKLAN

Kepada GSVL, Kale Korban Penembakan Titipi Pesan Buat Pak Polisi


Wali Kota Vicky Lumentut saat membesuk Kale di RSUP Prof Kandou Malalayang

Wali Kota Vicky Lumentut saat membesuk Kale di RSUP Prof Kandou Malalayang

MANADO—Tak mau lengah dengan kasus kriminalitas yang merong-rong daerah kepemimpinannya, GS Vicky Lumentut sebagai Wali Kota Manado langsung mengambil sikap. Satu per satu kelompok pemuda bertikai antara Lorong Kuhun, Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan V dan pemuda lorong Kapal Sandar, Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan III pada Rabu (25/2) ditemuinya.

Tak terkecuali korban penembakan oleh polisi, Wihel Musasela alias Kale (43) warga Lorong Kuhun. Pria beristri yang tertembus timah panas polisi di pinggang kiri tembus kanan gak menyangka akan dibesuk orang nomor satu di Kota Manado saat sedang perawatan intensif di RSUP Prof. Kandou Malalayang.

Meski luka terasa nyeri di pinggangnya, Kale berusaha menyambut kedatangan GSVL, sapaan Wali Kota. Meski sakit lukanya membelunggu kondisi tubuhnya saat itu, Kale berusaha curhat kepada sang wali kota pasca pertikaian kedua kelompok pemuda subuh itu hingga berimbas penembakan kepada dirinya.

“Saya Cuma pesan padanya supaya hilangkan rasa dendam. Mari torang jaga ini Manado,’’ kata GSVL kepada teman-teman Kale dari warga Lorong Kuhun saat pertemuan dengan tokoh masyarakat Lorong Kapal Sandar di lantai 4 Gedung De Mono, Samrat didaksikan Kapolresta Manado, Kombes Pol Sunarto, Kasat Intel AKP Danni Palit dan Dandim 1309 Manado, Letko Dino Martino beberapa jam setelah peristiwa tersebut.

Kale pun tak langsung memanfaatkan kesempatan itu dengan menitip pesan kepada Wali Kota untuk aparat kepolisian. “Beliau minta ini yang terakhir, jangan ada lagi penembakan seperti dialami dirinya,’’ ujar GSVL.

Melalui orang nomor satu di Kota Manado ini, Kale meminta polisi bertindak sesuai prosedur. Dia berharap polisi adil, tidak membela sebelah pihak. “Itu pesan beliau kepada saya,” pungkas kunci GSVL. (anto reppy)

IKLAN
loading...