IKLAN

Kepentingan Kemanusiaan, Sulut Miliki Kapal Canggih


Peresmian Kapal Negara Bima Sena yang diperuntukan di wilayah Sulut.

Peresmian Kapal Negara Bima Sena yang diperuntukan di wilayah Sulut.

MANADO – Badan SAR Nasional (Basarnas), menyerahkan bantuan Kapal Negara (KN) Bima Sena kepada Pemerintah Provinsi Sulut. Penyerahan ditandai dengan peresmian kapal tersebut oleh Wakil Gubernur Sulut Djouhari Kansil yang disaksikan Wawali Manado Harley Mangindaan, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widtana dan anggota DPR RI Yasti Soepratjo.
Penyiraman air bunga oleh kepala Basarnas Pusat pertanda kapal tersebut resmi beroperasi di Sulut.
Wagub Sulut Djouhari Kansil mengatakan, posisi Basarnas sangat penting melakukan penyelamatan ketika terjadi musibah. “Daerah kita dikenal dengan tingginya letusan gunung berapi, disamping wilayah laut yang cukup luas tentunya membutuhkan penanganan cepat dan tepat dari Basarnas ketika terjadi musiba,” kata Kansil.
Dalam kesempatan tersebut, Kansil juga meminta penambahan kapal terkait dengan tindakan penyelamatan kapal seperti KN SAR Bima Sena. “Kami Pemprov Sulut berharap ada penambahan kapal, dan ini bisa terwujud karena ada anggota Komisi V DPR RI dan keterwakilan Sulut di DPR RI Ibu Yasti,” ungkap Wagub.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widtana mengakui, bahwa bantuan kapal dari pemerintah untuk tahun ini hanya lima kapal dan dibagi di daerah Medan, Sulut, Semarang, Bali dan Makasar. “Kami akan perjuangkan penambahan armada Basarnas di Sulut,” janjinya.
Sementara Kepala Basarnas pusat melalui Sekretaris Utama Basarnas Drs Max Ruland Bosek menjelaskan, KN SAR Bima Sena merupakan salah satu program pemerintah. Dimana pengadaan dilakukan tahun 2014 dengan sumber dana dari APBN sekira Rp50 miliar. Dijelaskan, kapal ini sudah dilengkapi sonar pencarian di bawah air, dengan panjang kapal 40 meter dan lebar 7,5 meter dan memiliki tiga mesin penggerak mencapai 33 knot. (christian)

IKLAN
loading...