IKLAN

Ketua Komisi A DPRD Bitung menilai BLCC Terserang ‘Diabetes’


Rapat Dengar Pendapat Komisi A Dekot Bitung, pihak BLCC dan Pemkot Bitung, Rabu (6/5), di Ruang Sidang Kantor DPRD Bitung.

Rapat Dengar Pendapat Komisi A Dekot Bitung, pihak BLCC dan Pemkot Bitung, Rabu (6/5), di Ruang Sidang Kantor DPRD Bitung.

BITUNG-Nasib Bitung Logistic Community College (BLCC) berada diunjung tanduk. Perguruan Tinggi Negeri yang dibangun oleh Pemerintah Kota Bitung untuk mempersiapkan tenaga kerja pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), saat ini terserang penyakit ‘Diabetes’.

 

“BLCC sedang menderita sakit ‘Diabetes’, karena terlalu banyak menerima janji manis dari pihak Pemerintah Kota Bitung yang sampai saat ini belum terealisasi, termasuk janji dana hibah yang ditandatangani oleh Pemkot Bitung dan Pimpinan DPRD periode 2009-2014 lewat surat nomor 008/WK/350/IV/2013,” ungkap Ketua Komisi A Dekot Bitung Victor Tatatnude, SH, kepada manadoline.com, Sabtu (9/5).

 

Ia juga mempertanyakan nasib dari para mahasiswa, jika KEK belum selesai dibangun atau kemungkinan terburuk batal dibangun, bagaimana dengan para lulusan BLCC ? Sedangkan sekolah tersebut hanya sampai program D2, untuk melanjutkan studi harus ke Universitas Trisakti, di Sulut hanya bisa di Fakultas Ekonomi, Unsrat itupun hanya satu jurusan.

 

“Kompleksnya persoalan yang melilit BLCC harus segera diselesaikan oleh Pemkot Bitung, sebab tahun depan sudah ada lulusan dari perguruan tinggi tersebut. Mau kemana mereka ? KEK saja masih ada masalah prinsip yang harus diselesaikan sebelum dilaksanakan pembangunan yang tentunya membutuhkan waktu yang panjang, tidak semudah membalikan telapak tangan,” kata Tatanude.

 

“Ini akibatnya apabila program tanpa didukung perencanaan yang matang dengan tinjauan dari berbagai aspek, tetapi hanya untuk mengejar popularitas semata. Awalnya Pemkot Bitung sangat gencar lakukan sosialisasi, janji manis dimana ada pertemuan bahkan sampai ditempat Ibadah, akhirnya BLCC kena penyakit ‘Diabetes’ sebab terlalu banyak menerima yang manis-manis,” sambung Politisi dari PDI-P. (jones)

IKLAN
loading...