IKLAN

Komisi I Minta TVRI Sulut Harus Berinovasi


MANADO– TVRI harus berinovasi agar terus dicintai masyarakat. Penegasan ini disampaikan Komisi I ketika menggelar hearing dengan TVRI Sulut, KIP dan KPID.
images
Dalam hearing Komisi I sangat prihatin dengan kondisi TVRI karena mulai ditinggalkan masyarakat padahal banyak siaran yang baik seperti soal pendidikan dan budaya.

Netty A Pantow, dalam hearing itu menyatakan, jika dibandingkan Televisi lain masih TVRI nilainya jauh lebih tinggi.

” Banyak Telivisi  swasta yang dicintai masyarakat padahal sering melanggar aturan,” tegas Netty Pantow.

Pantow pun mengakui penganggaran untuk TVRI memang dari pusat lewat APBN. Maka tugas DPRD Sulut adalah mempersur anggota DPR RI dapil Sulawesi Utara, untuk dapat memperjuangkan anggaran . Karena dari hasil hearing ternyata kondisi TVRI Sulut sangat memperhatikan sebab dua pemancar di Tahuna dan Siau sudah tidak bisa digunakan lagi.

” Kami pun berharap semua SKPD di Provinsi Sulut dapat bekerjasama dengan TVRI. Agar TVRI Sulut terus dicintai masyarakat.

Sementara itu,  untuk KIP, Pantow menyatakan, saat ini KONI Sulut dijuluki gagal dalam olaraga terutama ketika PON di Jawa Barat. Maka dibutuhkan adanya transparansi anggaran. ” Jika ada laporan ke KIP, maka diharapkan KIP dapat menindaklanjutinya,” ujar Pantow lagi.

Sementara itu, Jems Tuuk  dan Deni Sumolang ikut prihatin juga dengan kondisi TVRI, karena hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK). Sudah 4 tahun disclaimer  temuan terbesar mencapai angka triliun mengalahkan pertamina.

” Temuan BPK ini karena TVRI banyak mengandakan siaran,” aku Sumolang. Ia pun berharap peralatan TVRI Sulut ada peremajaan. Karena sejak tahun 1978-2016 belum ada peremajaan alat. (mom)

IKLAN
loading...