IKLAN

Komisi Pertanyakan Dana Sosialisasi SKPD


RDP terkait galian C

RDP terkait galian C

BITUNG-Komisi C DPRD Kota Bitung mempertanyakan dana Sosialisasi dari setiap SKPD yang telah tertata dalam APBD, pasalnya dana tersebut tidak jelas peruntukannya. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Bitung, Superman Boy Gumolung, Jumat (15/4), saat Rapat Dengar Pendapat terkait galian C.

“Para pengusaha bingung tiba-tiba usaha mereka dipolice line oleh pihak Polda Sulut, ternyata ada aturan baru yang menyatakan semua yang terkait galian C telah diambil alih oleh Provinsi, dimana wewenang Pemkot Bitung…? kenapa aturan ini tidak disosialisasikan oleh Pemkot..?,” ujar Gumolung dengan nada tanya.

Ia mengaku  kecewa dengan sejumlah instansi yang terkait dengan galian C dimana terkesan tak mau membela usaha masyarakat Kota Bitung. Bahkan mobil truck yang mengangkut material seperti pasir dan batu, untuk jalan tertentu tidak bisa lewat.

“Aneh ketika para pengusaha lokal ingin berusaha sepertinya ada banyak kendala, saya menantang pihak Dishub Kota Bitung untuk menertibkan mobil yang mengangkut alat berat dan kontainer dari Pelindo, dimana pajak mereka bukan masuk di Kas daerah Kota Bitung tapi daerah lain, sedangkan mereka mempergunakan fasilitas Pemkot Bitung,” ujarnya.

“Kami berharap ini menjadi perhatian walikota dan wakil walikota untuk segera mengambil langkah-langkah kongkrit terkait persoalan ini,” sambung Gumolung.

Hadir dalam RDP tersebut, anggota Komisi C DPRD Kota Bitung Habriyanto Achmad, Syam Panai, Nabsar Badoa dan Rafika Papente. Dari Pemkot Bitung Asisten II Pemkot Bitung Salma Hasim, Kadis ESDM Herry Benyamin, Kadis Tata Ruang Steven Tuwaidan, Kepala BLH, Jeffry Wowiling, Bagian Hukum Wenas Luntungan, Dishub Vicky Sangkaeng dan perwakikan Dispenda diwakili James Mangilaleng, serta pelaku usaha Galian C. (jones)

IKLAN
loading...