IKLAN

Kronologis Dugaan Pemerasan Oknum Penyidik Polresta Manado Menurut Ayah Korban Perkosaan


foto ilustrasi

foto ilustrasi

MANADO – FT, ayah korban kasus perkosaan akhirnya buka mulut kronologis dugaan pemerasan dilakukan AK, oknum penyidik di Polresta Manado terkait kasus menimpa anaknya itu.

AK keseharian bertugas di Unit Perlindungam Perempuan dan Anak Polresta Manado, tempat penyidikan laporan kasus perkosaan anak FT.

FT menceritakan, AK pertama kali meminta duit saat mereka akan melakukan penangkapan tersangka pemerkosa anaknya.

“Saat itu dia (AK) meminta Rp500 ribu. Uang tersebut katanya sebagai uang trasnportasi, serta makan dan minum untuk menangkap tersangka,” ungkap FT.

Nah, beberapa hari yang lalu juga, oknum penyidik itu kembali meminta Rp1 juta. Alasannya akan diberikan ke Jaksa yang menangani perkara perkosaan anaknya.

“Dia bilang, berkas segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri. Dia mengaku harus menyerahkan uang Rp1 juta sebagai uang pelicin agar berkas tidak dipersulit oleh jaksa,” terangnya.

Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan setelah mendapat laporan itu meminta pihak keluarga korban melaporkan dugaan pemerasan itu ke Unit Propam Polda Sulut untuk membuktikan kebenaran informasi itu.

““Saat ini baru penjelasan sepihak. Jika ini terbukti setelah dilapor ke Unit Propam, oknum penyidik itu akan ditindak tegas. Akan diberikan sanksi keras,” janji Siallagan. (ekaputra)

IKLAN
loading...