IKLAN

Kumaat: Masalah UKT, Unsrat Ikut Permenristekdikti Nomor 22 Tahun 2015


MANADO-Kehadiran ratusan mahasiswa dihargai rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Prof Dr Ir Ellen Kumaat MSc DEA, dalam penyelesaian beberapa tuntutan para mahasiswa intelektual pemerhati Unsrat.

Rektor Unsrat

Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Kumaat MSc DEA (tengah)  saat menjawab tuntutan didepan ratusan mahasiswa, Selasa (22/9) (foto:Kandi/manadoline)

“Intinya Unsrat dan seluruh perguruan tinggi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) tentang biaya kuliah tunggal dan UKT,”terang Kumaat kepada wartawan, Selasa (22/9).

Kumaat menambahkan, soal uang kuliah tunggal (UKT) mulai berlaku 2013 itu sesuai peraturan Menteri (Permen) Nomor 22 tahun 2015, bukan peraturan siapapun.

“Memang diakui selama jabatan saya yang baru setahun, masih ada beberapa kekurangan dan belum maksimal melihat beberapa tuntutan mahasiswa,”tutur Kumaat.

Silahkan mahasiswa mengeluh ke fakultas masing-masing.”Soal transparasi keuangan, pemerintah menetapkan 10 persen dari seluruh mahasiswa harus bayar UKT minimal 31,8 persen yang ditetapkan menerima mahasiswa kouta ditetapkan Permenristekdikti,”tegas Kumaat.

Diketahui mahasiswa yang tergabung dalam intelektual pemerhati Unsrat lakukan aksi demo dengan tuntutan UKT Peraturan Menteri No 73 Tahun 2014, fasilitas kampus tak memadai dan pengolahan keuangan diminta transparan. (srikandipangemanan)

IKLAN
loading...