IKLAN

Lala Kembali Diperiksa Penyidik Tipikor Polres Bolmong


 

RM alias Lala. (foto dok)

RM alias Lala. (foto dok)

BOLMONG – Ketidaknyamanan kini dirasakan mantan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Bolmong, RM alias Lala. Kondisi ini menyusul sudah kali kedua penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bolmong, memeriksa yang bersangkutan.

Pemeriksaan kedua dilakukan pada Jumat (23/10) sekitar pukul 09.00 Wita tersebut terkait dugaan kasus korupsi proyek perencanaan pembangunan bandar udara (bandara) di Desa Lalow Kecamatan Lolak, serta pembangunan Terminal Tipe A di ibukota Bolmong tersebut.

Sebelumnya pada Senin (19/10) pejabat yang saat ini dipercaya memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Penanaman Modal dan Statistik (BP3MS) Bolmong, telah dimintai keterangan oleh penyidik Tipikor Unit IV.

Aroma terjadi ‘kongkalikong’ berhembus dari dua kegiatan itu yang bernilai Rp 586 juta. Uang ratusan juta itu berasal dari biaya yang diduga tidak layak bayar dalam penyusunan perencanaan pembangunan prasarana dan fasilitas pembangunan bandara sebesar Rp 449 juta. Kemudian ditambah biaya langsung personel dan biaya langsung nonpersonel dalam penyusunan detail engineering desaign (DED) terminal Tipe A sebesar Rp 137 juta pada tahun anggaran 2014.

Hanya sayangnya usai keluar dari ruangan pemeriksaan, Lala enggan berkomentar lebih. “Ya ini lagi berproses, tunggu saja hasilnya,” ujarnya sambil menuju mobil yang telah menunggu. (yoan)

IKLAN
loading...