Langkah Kambey Terhadap Pengrusakan Aset Milik GMIM Tidak Dibenarkan

Arie Andes,SH.,MH. (foto:ist)

MANADO – Terhadap aksi pengrusakan fasilitas rumah sakit pancaran kasih (RSPK) GMIM Manado oleh sejumlah oknum pada Senin, 1 Juni 2020 lalu, akhirnya tuntas. Pihak RSPK melalui Direktur dr Franky Kambey bersama pihak keluarga pasien sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai.

Kesepatakan penyelesaian pengrusakan fasilitas RSPK GMIM secara damai, mendapat sorotan tajam dari Arie Andes,SH.MH. Mantan, kuasa hukum Yayasan Ds. AZR Wenas tersebut menilai langkah yang diambil Direktur dr Franky Kambey salah dan tidak dibenarkan.

Menurutnya, pengrusakan fasilitas kesehatan RSPK berarti berbicara soal aset dan aset tersebut bukan milik dari seorang direktur, tetapi milik dari badan hukum dalam hal ini Yayasan GMIM Ds AZR Wenas.

“Saya mempertanyakan justru dalam persoalan pertemuan tersebut, saya tidak tahu siapa yang menggagas. Tidak ada unsur yang memiliki kompetensi terkait dengan persoalan pengrusakan termasuk tidak melibatkan Yayasan GMIM Ds AZR Wenas selaku pemilik,” kata Andes, Senin (08/06/2020) di Manado.

Dia kemudian mempertanyakan soal tidak dilibatkan unsur yang memahami peristiwa tersebut, dalam hal ini melibatkan orang hukum, tapi kemudian hal tersebut dilakukan secara pribadi oleh seorang direktur.

Lanjutnya, proses penyelesaian terhadap permasalahan pengrusakan fasilitas kesehatan RSPK GMIM melibatkan semua pihak, tidak hanya inisiatif pribadi seorang direktur.

“Soal damai dan saling memaafkan itu benar, tapi persoalan pidana pengrusakan itu persoalan lain. Persoalan aset itu adalah hak dari pemilik yaitu yayasan,” tegasnya.

Diketahui, terhadap aksi pengrusakan fasilitas kesehatan milik Yayasan GMIM Ds AZR Wenas ditindaklanjuti dengan pertemuan di Masjid Raya Ahmad Yani pada Kamis 4 Juni 2020 untuk mediasi dengan pihak keluarga pasien PDP.

Pihak RSPK GMIM yang dihadiri langsung direktur dr Franky Kambey bersama istri dan kedua anak pasien, sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai dan keduanya saling memaafkan dan meminta masyarakat untuk tidak membagikan konten yang berbau provokatif. (hcl)

IKLAN Sukseskan Manado Fiesta 2020