IKLAN

Larangan Transhipment Dicabut, Perikanan Bitung Kembali Bergairah


Decky Sompotan

Decky Sompotan

BITUNG – Pasca pencabutan larangan alih muatan kapal (Transhipment) oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susy Pujiastuti, yang ditandatangani pada tanggal 31 Maret 2015, membuat usaha perikanan kembali bergairah.

“Buah dari perjuangan 5 Asosiasi Perikanan dan 1 Asosiasi Unit Pengolahan Ikan (UPI-red), dicabutnya larangan Transhipment oleh Menteri Kelautan dan Perikanan sebelum batas waktu Moratorium berakhir,” kata Dicky Sompotan Ketua Asosiasi Pengurus Tuna Tradisional (Aspenat) Kota Bitung kepada manadoline.com, Kamis (02/03).

Menurutnya, pencabutan larangan tersebut membawa angin segar bagi dunia usaha perikanan di Kita Cakalang. Sedangkan syarat yang diberikan oleh Kementrian ada 3 yakni: 1. Kapal bukan eks asing, 2. Tenaga kerjanya harus orang Indonesia bukan orang asing, dan yang ke-3 harus ada Opserver atau orang yang ditunjuk oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan lewat Kepala Pelabuhan Perikanan, bertugas melakukan pengawasan kegiatan diatas kapal.

“Ini merupakan syarat mutlak dari Kementrian yang harus dipatuhi oleh pengusaha perikanan Kota Bitung, apa yang kami lakukan adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat perikanan Kota Bitung, sebab salah satu tiang penyangga pembangunan adalah Perikanan,” pungkas Sompotan. (jones mamitoho)

IKLAN
loading...