IKLAN

Lembaga Gereja Harus Mampu Memberikan Pencerahan


Gbl. Tedius Kuemba Batasina, STh

Gbl. Tedius Kuemba Batasina, STh

BITUNG-Gereja sebagai lembaga pembentukan Spiritual harus mampu memberikan pencerahan politik bagi pasangan calon (Paslon) dan umat dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada). Jangan sampai mendikotomi agama.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Majelis Gembala KGPM, Gbl. Tedius Kuemba Batasina, STh, kepada manadoline.com, Selasa (6/10).

“Gereja harus mampu memberikan pencerahan politik bagi semua pasangan calon dalam Pilkada serentak, Gereja harus mampu berdiri diatas semua pasangan calon, jangan hanya pada calon tertentu,” tegas Batasina.

Gereja harus berfungsi sebagai lembaga Pastoral, Konseling dan Pendidikan Politik bagi umat, sehingga eksistensi Gereja benar-benar teraktualisasi dalam konteks berbangsa dan bernegara secara khusus ditahun politik saat ini. Dalam arti mengakomodir semua Paslon, dalam bingkai pastoral konseling.

“Pastoral konseling sangat penting dalam pembentukan karakter pemimpin suatu daerah, sehingga menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan memiliki jiwa melayani kepada semua elemen masyarakat yang dipimpin tanpa membedakan suku, agama, ras dan juga status sosial ataupun kepentingan kelompok tertentu,” pungkasnya. (jones)

IKLAN
loading...