IKLAN

Mabuk Ehabon, Penjual Kaset ini Tikam 2 Orang, 1 Tewas


2016-01-21 19.01.38

RP alias Ucil (18) warga lingkungan VII Kelurahan Mapanget yang sudah berada dibalik jeruji. (Foto ist)

MANADO – Tega benar yang dilakukan RP alias Ucil (18) warga lingkungan VII Kelurahan Mapanget. Penjual kaset ini yang sudah mabuk dengan ehabond menikam seorang buruh bangunan di TKB pada rabu malam (20/1). Menurut teman korban, Roni (23) yang juga bekerja buruh bangunan mengatakan awalnya ia bersama temannya termasuk korban Endang (30) warga Cianten Purwakarta sedang duduk di seputaran Taman Kesatuan Bangsa untuk berteduh kerena hujan. “Saat itu, kami sedang duduk berteduh karena hujan di sekitar TKB” katanya.

Ketika mulai reda, ia pun berjalan pulang tapi baru beberapa langkah tiba-tiba korban yang berjalan paling belakang lari kedepan menemuinya sambil memegang punggung sebelah kanan dan ia pun melihat punggung korban sudah bersimbah darah, Korban pun jatuh dan pingsan. Saksi langsung membawa temannya itu ke RS Pancaran Kasih, sempat mendapat perawatan tapi nyawa korban tidak tertolong lagi dan meninggal dunia.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol. Rio Permana yang dikonfirmasi juga menambahkan bahwa pelaku tidak hanya menikam Pria asal Jawa Tengah tersebut. “Dia (pelaku) tidak hanya melakukan penikaman terhadap korban, ia lalu melarikan diri ke arah calaca dan menikam lagi korban Steven robot (35) alamat wonasa yang sedang duduk di belakang pos lantas panca arah dan korban mengalami luka robek sedalam 15 cm di lengan sebelah kiri sementara dirawat di RS pancaran kasih” kata Permana.

Beliau juga mengatakan bahwa pelaku saat itu sudah mabuk lem Ehabond. “Pengakuan tersangka sebelumnya dia telah menghirup eha Bond di TKB beserta dg rekannya” lanjut Permana. Saat ini Pelaku sudah diamankan di Polsek Wanang untuk pemeriksaan lebih lanjut. (ekaputra)

IKLAN
loading...