IKLAN

Maringka Mengaku Kecewa Terhadap Pelayanan RSUP R. D. Kandou Malalayang


Julietje Yenny Maringka

Julietje Yenny Maringka

BITUNG-Keluarga pasien mengeluhkan pelayanan pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) R. D. Kandou Malalayang, yang dinilai lambat dan terkesan ada unsur pembiaran.

Hal ini disampaikan oleh salah satu keluarga pasien, Julietje Yenny Maringka yang juga sebagai Anggota DPRD Kota Bitung kepada manadoline.com, Jumat (25/9).

“Kami jelas sangat kecewa dengan pelayanan para medis yang ada di RSUP R. D. Kandou Malalayang, karena sangat lambat dan terkesan ada unsur pembiaran,” jelas Maringka.

Ia menjelaskan, Alm. Didi Petrus Maringka (60) sebelum meninggal dunia pada tanggal 24 September 2015 pukul 11.05 Wita, dirujuk dari RS. Budi Mulia Bitung ke RSUP R. D. Kandou Malalayang pada tanggal 23 September 2015.

Sekitar jam 7 pagi, tiba di RSUP R. D. Kandou, tetapi sang kakak baru dilayani operasi pada jam 10 malam. Keluarga sempat marah-marah kepada pihak rumah sakit, karena menurut keluarga seharusnya maksimal 6-7 jam pasien sudah mendapatkan tindakan operasi, tetapi ini nanti sekitar 15 jam kemudian baru dilakukan operasi.

“Padahal Kakak kami (Alm. Didi Petrus Maringka-red), adalah pasien BPJS tetapi karena kami ingin mendapatkan pelayanan yang maksimal, saya daftar sebagai pasien umum, tetapi sangat disayangkan para medis di RS tersebut terkesan ada unsur pembiaran. Kami jelas tidak terima dengan perlakuan dari pihak Rumah Sakit,” jelas Maringka dengan nada sedih.

Ia mengaku, telah memberitahukan persoalan ini kepada DPRD Provinsi Sulut, untuk ditindaklanjuti keluhan para pasien rumah sakit tersebut. Harus ada perbaikan pelayanan dari para para medis, sehingga masalah ini tidak terjadi pada pasien lain.

“Hal ini perlu diperbaiki oleh pihak rumah sakit, agar kedepan masalah ini tidak terjadi pada pasien yang lain, artinya harus ada perbaikan kinerja para medis karena ini menyangkut nyawa orang banyak,” pungkasnya. (jones)

IKLAN
loading...