IKLAN

Mengaku Tidak Tahu Soal Ijin Palsu, Kadistakot Bantah Pernyataan Anggota DPRD


Kadistakot, Drs. Benny Mailangkay.

Kadistakot, Drs. Benny Mailangkay.

MANADO – Entah karena tidak pernah di panggil oleh Walikota dan Wakil Walikota Manado terkait ijin palsu yang menghebohkan Pemerintah Kota Manado, Kepala Dinas Tata Kota Manado, Benny Mailangkay justru mengaku tidak pernah tahu soal ijin palsu. Pengakuan Mailangkay ini justru membantah pernyataan anggota DPRD Benny Parasan sebelumnya. Dimana kata Parasan, soal keberadaan ijin palsu, harusnya Kadistakot turut bertanggungjawab.

“Saya tidak pernah tahu kalau ada ijin palsu. Karena semua ijin dikeluarkan oleh BP2T,” ujar Mailangkay, kepada ManadoLine di ruang paripurna DPRD Kota Manado Rabu (31/08). Menariknya, Mailangkay mengakui bahwa pengurusan ijin termasuk IMB harus melalui proses registrasi di BP2T dan selanjutnya ada tim teknis dari Tata Kota yang melakukan kajian. “Prosesnya kan lewat register di BP2T, dan kemudian ada tim teknis dari Distakot yang melakukan kajian,” terangnya.

Sebelumnya, Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor D. Bastiaan sudah menerima laporan tentang adanya ijin palsu berupa TDP dan IMB yang keluar dari BP2T. Bahkan sesuai perintah Walikota GSVL kepada Wawali MOR, segera menelusuri jika ada keterlibatan dari pihak pegawai di Pemkot.

“Saya diminta pak Walikota untuk segera menelusuri dan mencari tahu masalah ini. Dan selanjutnya membuat laporan hukum. Dan jika ada keterlibatan oknum PNS akan diberikan sanksi tegas,” ujar Wawali kepada sejumlah wartawan beberapa waktu lalu.(MichaelCilo)

IKLAN
loading...