IKLAN

Mewengkang: Honor Tenaga Lepas Harus Dibayar


MANADO-Pembahasan APBD-P tahun 2016 yang dilakukan 4 Komisi di DPRD Sulut bersama dengan mitra kerja SKPD telah selesai dilakukan.

Ferdinand Mewengkang

Ferdinand Mewengkang

Ketua Komisi 1,  Drs. Ferdinand Mewengkang ketika dilakukan konfirmasi soal hasil pembahasan. Kepada wartawan, Mewengkang menjelaskan dari hasil evaluasi hampir semua SKPD mitra kerja dari Komisi 1anggarannya mengalami pengurangan.

” Kami telah menanyakan apakah dengan adanya pengurangan anggaran ini berpengaruh dengan kinerja. Mereka menjawab tidak berpengaruh meskipun anggaran di APBD-P mengalami pengurangan sampai 30 persen,” jelas mantan birokat ini.

Lanjut Mewengkang, dengan tidak berpengaruhnya pengurangan anggaran maka akan menjadi bahan dalam pembahasan anggaran 2017.

Namun demikian diakui Mewengkang afa beberapa SKPD yang masih perlu adanya pertimbangan untuk tidak dilakukan pengurangan.

” Ada SKPD yang tidak bisa melakukan pembayaran honor bagi tenaga lepas selama 3 bulan. Begitu juga seperti di Komisi Informasi Publik ( KIP) tidak bisa melakukan pembayaran listrik selama 3 bulan. Kasihan, mau kerja dimana jika tidak ada listrik,” tegas legislator Sulut dapil Manado utusan partai Gerindra.

Mewengkang pun berjanji akan berjuang dalam singkronisasi agar ada SKPD yang dikurangi dan di potong anggarannya dapat diperjuangkan kembali. ” Seperti di Sekretariat Korpri janganlah diganggu tugas pokoknya sampai tahun 2016,” imbuhnya. (mom)

IKLAN
loading...