IKLAN

Miris Dialami Polisi Ini, Berniat Amankan Kasus Penganiayaan, Tubuhnya Malah Tertancap Panah Wayer


KORBAN: Brigadir Miksar Bin Jindan, sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit. (foto:bondan/manadoline)

KORBAN: Brigadir Miksar Bin Jindan, sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit. (foto:bondan/manadoline)

MANADO – Aksi pelaku panah wayer terus beringas. Tak kenal siapapun, sampai anggota polisi pun dijadikan sasaran. Nasib malang ini seperti dialami anggota Provost Polsek Tuminting, Brigadir MBJ alias Mik (29), Rabu (24/6) dinihari sekitar pukul 01.30 Wita di sebuah acara musik pada keluarga Sinadia-Kakalang, warga Kelurahan Tumumpa Dua Lingkungan III Kecamatan Tuminting.

Acara tersebut sempat terjadi kasus penganiayaan dengan panah wayer, tepatnya depan SD Negeri 74 Manado. Korban yang kebetulan piket malam mendapat informasi langsung menuju ke lokasi kejadian. Eh, tak tahunya saat sedang mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario DB 2995 LA tiba-tiba paha kirinya tertancap panah wayer oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.

“Saat saya sedang mengendarai motor menuju TKP mengamankan kasus penganiayaan itu, tiba-tiba saja sebusur panah menancap di bagian kiri paha saya. Saya langung meminta komandan saya, untuk segera melarikan saya ke rumah sakit,” kata Mik kepada wartawan www.manadoline.com.

Saat itu juga korban langsung dilarikan ke rumah sakit Sitty Maryam Tuminting untuk mendapat perawatan intensif. Kapolsek Tuminting Iptu John Bawonte, membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini tersangka masih dalam penyelidikan pihak Polsek dan kasus ini tentu akan diproses sesuai dengan hukum berlaku,” tegas Bawonte. (bondan)

 

IKLAN
loading...