IKLAN

Monaco Bay Bawa 6 Triliun ke Sulut, Wali Kota GSVL Optimis PAD Manado Meningkat


Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut sambutan di acara peletakan baru pertama pembangunan Monaco Bay

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut sambutan di acara peletakan baru pertama pembangunan Monaco Bay

MANADO – Kehadiran kawasan hunian terbesar dan termewah Monaco Bay di tepian pantai Boulevard Manado yang proyek pembangunanya dalam waktu dekat segera dimulai menyusul Jumat (28/8) telah dilakukan peletakan batu pertama, menjadi kebanggaan tersendiri bagi warba Sulut, khususnya Kota Manado sebagai ibukota provinsi.

Betapa tidak, Monaco Bay milik perusahaan raksasa Group Lippo (PT Lippo Karawaci Tbk) dipastikan akan ikut menggairahkan pertumbuhan ekonomi di daerah Bumi Nyiur Melambai ini. Hal ini diakui Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut yang ikut diminta melakukan peletakan batu pertama bersama Gubernur Sulut, SH Sarundajang.

“Ini akan membawa dampak besar perkembangan perekonoian di Kota Manado,” kata GSVL, sapaan orang nomor satu di ibukota provinsi Sulut ini. Proyek pembangunan Monaco Bay diketahui senilai Rp6 triliun yang dibangun di atas lahan 8 hektar dengan konsep resort mewah yang terintegrasi. “PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Manado berapa? Kurang lebih Rp1 triliun. Tapi Monaco Bay datang ke Manado membawa Rp6 triliun. Dengan triliunan mereka invetasi di sini, saya yakin PAD Kota Manado akan meningkat,” kata GSVL.

Untuk tahap awal ini, Monaco Bay akan membangun tower kondominium Monaco Suites setinggi 43 lantai yang terletak di lahan 2,2 hektar. Proses pekerjaan akan dimulai pekan depan dengan menyerap sebanyak 1000 tenaga kerja. Sementara untuk operasionalnya diperkirakan tahun 2018, akan mempekerjakan 5 ribuan tenaga kerja.

“Saya minta ke pihak Lippo, harus mengutamakan tenaga kerja lokal baik untuk proses pekerjaan fisiknya maupun jika sudah beroperasi nanti. Saya dengar finishing dan sudah siap beroperasi itu nanti pertengahan 2018. Keberadaan Monaco Bay di Manado ini yang terbesar di Indonesia Timur. Jadi kita cukup berbangga. Dunia pariwisatanya maju, perekonoian juga nanti bergairah,” pungkas Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se Indonesia (APEKSI) yang membawahi 98 wali kota ini. (anto/advnews)

IKLAN
loading...