IKLAN

75 Kasus DBD Terjadi di Kota Manado, 3 Penderita Meninggal Dunia

Mottoh: Kita Masih Kategori Peningkatan Kasus Bukan KLB


Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr. Robby Mottoh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr. Robby Mottoh.

MANADO –  Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Robby Mottoh, menegaskan bahwa untuk kasus  Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Manado masih pada kategori peningkatan kasus.

“Kasus DPD di kota Manado masih pada kategori peningkatan kasus dan belum pada kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Untuk KLB adalah Sulawesi Utara,” ungkap Robby Mottoh, kepada wartawan www.manadoline.com, melalui seluler pagi ini.

Mottoh hampir semua wilayah di kota Manado, sedang terserang penyakit menular DPD, namun yang paling mendominan ada di wilayah Malalayang. Hingga Januari 2015 ini, penderita DPD berjumlah 75 kasus 3 diantaranya sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Ya, kita peningkatan kasus untuk DBD. Kami maksimal dalam pelayanan untuk menekan penularan DBD,” kata Mottoh.

Faktor hujan yang dimulai pada bulan Desember dan perubahan cuaca hujan dan panas pada bulan Januari, memicu cepatnya berkembangbiaknya nyamuk sehingga populasi bertambah. Dinkes sendiri telah melakukan upaya-upaya antisipasi dengan menggencarkan program gerakan 3M Plus.

“Untuk fogging tetap kita lakukan setiap kali terdapat kasus baru, yang didasarkan pada Penyelidikan Epidemilogi (PE). Fogging juga dilakukan untuk membasmi nyamuk dewasa pada radius yang masih mampu dijangkau nyamuk,” jelasnya.

Selain meningkatkan koordinasi dengan camat, lurah dan pala untuk menekan kasus DPD, semua pihak perlu juga membantu mensosialisasikan gerakan 3M Plus dan kesadaran masyarakat terhadap hidup sehat dan bersih menjadi sangat penting. (christian).

IKLAN
loading...