IKLAN

Musim Kemarau Stok Beras Bolmong Terjaga


 

Produksi Beras Bolmong Terjaga di Musim Kemarau. (f-yian/manadoline)

Produksi Beras Bolmong Terjaga di Musim Kemarau. (f-yoan/manadoline)

BOLMONG – Sebagai lumbung beras di Provinsi Sulut, musim kemarau yang berkepanjangan saat ini ternyata tak berpengaruh banyak terhadap produksi padi di wilayah Kabupaten Bolmong. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Ir Taufik Mokoginta, mengatakan kondisi kemarau saat ini tidak banyak berpengaruh pada target produksi padi.

Karena, kondisi seperti ini setiap tahun pasti terjadi. “Kami yakin ini tidak banyak mempengaruhi produksi nanti,” ujarnya Selasa (8/9). Kondisi ini kata Mokoginta telah diantisipasi dengan berbagai program. “Seperti, bantuan bibit bagi petani yang mengalami gagal panen sudah dipersiapkan,” tambah sang kadis.

Masih menurutnya, untuk stok beras di Bolmong juga tidak pernah mengalami kekosongan. Sebab, melihat pada hasil produksi tahun lalu saja, produksi padi di Bolmong cukup memuaskan. Di mana, total hasil produksi mencapai 226 gabah kering panen (GKP) dengan surplus 137 ribu ton beras. Produksi itu dihasilkan dari lahan sawah seluas 21.760 hektare (ha). “Kita surplus 137 ribu ton beras,” ungkapnya.

Produksi tersebut, sudah sangat tinggi jika dibandingkan dengan dengan kebutuhan warga Bolmong pertahun sekitar 60 ton. Menurutnya, produksi beras di Bolmong mampu memenuhi kebutuhan beras untuk tujuh kabupaten di wilayah Sulawesi Utara (Sulut). “Karena, 46 persen beras di Sulut berasal dari Bolmong,” pungkasnya. (yoan)

IKLAN
loading...