IKLAN

Muzayyad: Pemuatan Berita Pilkada, Media jangan Jadi Provokator


Idi Muzayyad Komisioner KPI Pusat saat membawakan materi

Idi Muzayyad Komisioner KPI Pusat saat membawakan materi

MANADO-Media jangan jadi Provokator. Hal ini disampaikan oleh  Idi Muzayad Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ketika membawakan materi hari kedua pelatihan pengawasan pemilu partisipatif bagi media masa yang dilakukan Bawaslu Provinsi, Sabtu (15/8).
Muzayad menyatakan dalam menyambut Pilkada media elekteonik baik itu TV, Online, Radio dan Media Cetak harus independensi, jangan memihak satu pasangan, aktualitas dan profesional.
” Kalau wartawan secara pribadi  mendukung salah satu calon itu tidak masalah, tetapi jangan libatkan media misalnya dalam pemberitaan,” tegas Musayyad.
Lanjut Komisioner KPI, dalam memberitakan pasangan calon harus adil, berimbang dan profesional. Dalam penyampaian materi  implementasi etika jurnalistik dalam peliputan pemilihan Kepala Daerah dan Potensi Kerawanan Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Musayyad mengakui bahwa untuk sekarang ini partisipasi masyarakat dalam mendapatkan informasi di media adalah TV sebanyak 90,5%, mediaonline (internet) 50%, Radio 25 persen, media cetak 15%. (mom)

IKLAN
loading...