Pantau Penderita DBD di RS Kandou, Wawali Mor Ingatkan Warga Perbiasakan Pola PSN dan 3M Plus

Wawali Mor Bastiaan didampingi istri Imelda Markus dan Kadis Kesehatan Manado Marini Kapojos saat menemui para penderita DBD di RS Kandou Malalayang.
Wawali Mor Bastiaan didampingi istri Imelda Markus dan Kadis Kesehatan Manado Marini Kapojos saat menemui para penderita DBD di RS Kandou Malalayang.

MANADO – Kasus Demam Berdarah di Kota Manado semakin bertambah dengan meningkatnya jumlah curah hujan dan diikuti dengan musim panas yang silih berganti. Nah, dengan ini Kota Manado menjadi salah satu kota yang kondusif untuk perkembangbiakan nyamuk karena berbagai keadaan yang menyertai.

Terkait hal ini, Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan yang didampingi istri tercinta Imelda Markus dan juga Kepala Dinas Kesehatan Manado dr Marini Kapojos, betindak langsung menjenguk pasien penderita demam berdarah di RSUP Prof Kandou Manado Sulawesi Utara, yang setiap harinya terus bertambah. Bahkan ada pasien yang sudah tidak mendapatkan kamar, dikarenakan fasilitas yang tersedia tidak lagi mencukupi dengan jumlah pasien yang ada.

“Disini memang tempatnya sudah tidak mampu lagi untuk menampung pasien yang ada terkait jumlah kamar. Sebab ada yang ada di lorong dan sebagainya, tetapi ini sudah sangat baik ditangani dan diperhatikan oleh para dokter yang ada di sini,” tutur Wawali Mor.

Lanjut dikatakan, masyarakat Manado ayo sama-sama bersihkan lingkungan masing-masing, air tergenang dan lainnya tempat nyamuk berkembang biak. Seperti yang kami sudah lakukan secara maksimal di beberapa titik yang dianggap perlu, termasuk melakukan fogging di kuburan yang dekat dengan tempat tinggal penduduk dan lokasi lainnya. Dan jangan lupa harus biasakan pola pemberantasan sarang nyamuk (PSN)  & 3M Plus untuk mencegah wabah penyakit ini.

“Pemahaman masyarakat yang masih terbatas mengenai pentingnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) & 3M Plus menjadi salah satu penyebab, serta meningkatnya arus urbanisasi dan peningkatan pembangunan area pemukiman. Semua itu antara lain yang bisa menjadi penyebab bertambahnya kasus Demam Berdarah,” tandas Wawali Mor.

Pungkasnya, maka untuk menekan terjadinya peningkatan kasus memam berdarah Pemerintah Kota Manado bersama Dinas Kesehatan Kota Manado mengajak untuk meningkatkan kembali Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) atau Kerja Bakti & 3M Plus secara berkelanjutan sepanjang tahun dan juga mewujudkan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (Juru Pemantau Jentik). (swb).

IKLAN Sukseskan Manado Fiesta 2020