IKLAN

Paripurna LKPJ Wali Kota 2015, ROR Dihujani Interupsi Persoalan Tower Liar, UC dan Jadual Pelantikan GSVL-MOR


image

Suasana Sidang Paripurna Penyampaian LKPJ Wali Kota 2015 yang digelar DPRD Manado sore ini

MANADO – Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Manado 2015 yang dilaksanakan DPRD Manado sore ini berlangsung alot.

Usai Sekretaris Dewan membacakan surat masuk, Ketua DPRD, Noortje Van Bone selaku pimpinan sidang mempersilakan Royke O. Roring sebagai Penjabat Wali Kota membacakan LKPJ. Belum lagi giliran ROR maju ke podium, langsung disambut sejumlah interupsi dari sejumlah anggota dewan.

Pertanyaan bertubi-tubi ditujukan kepada ROR. Diantaranya soal tower liar kini banyak berkeliaran di Kota Manado. Pertanyaan ini disampaikan anggota dewan Henky Kawalo dan Benny Parasan. “Ini izinnya bagaimana. Banyak tower saat ini berkeliaran. Perlu ada perhatian. Perlu ada perhatian dari pemerintah kota,” kata Parasan.

Anggota Komisi A, Syarifudin Saafa pun tak kalah melontarkan interupsi dengan pertanyaan pedis kepada ROR. Diantaranya masalah UC (Universal  Coverage) atau program kesehatan gratis khusus di RSUP Prof Kandou yang sudah ditiadakan pasca ROR menjabat Wali Kota Manado.

Selain itu, Saafa juga meminta ROR secara gentle menyampaikan secara pribadi jadual pelantikan GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan sebagai Wali Kota dan Wawali Manado terpilih 2016-2021.

“Kami ini wakil rakyat. Banyak masyarakat pertanyakan ke kami masalah sosial seperti UC. Kasihan donk, dulunya warga kurang mampu bisa terbantu jika berobat di RSUP Manado. Kini tidak lagi. Begitu juga soal jadual pelantikan Wali Kota-Wawali terpilih. Kami malu, dan bingung jika masyarakat bertanya kapan pelantika  wali kota. Kami minta pak penjabat bisa menjelaska  jadual pelantikannya agar tidak membingungkan masyarakat,” pungkas ketua DPW PKS Sulut ini.

Hingga kini, interupsi sejumlah anggota dewan di sidang paripurna terus berlanjut terkait sejumlah persoalan masyarakat saat ini pasca ROR menjabat Wali Kota. ROR pun belum mendapat kesempatan menjawab dan mengklarifikasi persoalan yang disampaikan beberapa anggota dewan. (antoreppy)

IKLAN
loading...