IKLAN

Parkir Liar Menjamur, Petugas Dishub Kemana?


Jalan Balai Kota depan Kantor Walikota dan DPRD Kota Manado, dilarang parkir.

Jalan Balai Kota depan Kantor Walikota dan DPRD Kota Manado, dilarang parkir.

MANADO – Larangan parkir di Jalan Balai Kota depan Kantor Walikota dan DPRD Kota Manado, tidak dihiraukan para pemilik kendaraan. Pasalnya, sejumlah kendaraan tetap memilih jalan ini sebagai tempat parkir alternatif.
Ada juga pengendara memilih memarkir kendaraannya di jalan ini kemudian menumpang angkot, akibatnya, kawasan Tikala dijadikan lahan parkir liar.
Parkir liar terpantau di sepanjang Jalan Balai Kota. Sejumlah kendaraan terparkir hingga nyaris memenuhi badan jalan. Kemacetan pun mendera jalur ini.
“Ini tidak ada petugas yang menertibkan jalur yang dijadikan parkir liar. Petugas hanya terpusat di jalur pusat kota. Melihat kondisi ini, justru pemerintah kota tidak bisa melakukan tindakan penertiban, meski berada tepat di kantor Pemerintahan,” kata Rudi (30), warga Paal II.
Dirinya menyoroti kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Manado, yang tidak bisa melakukan penertiban parkir liar tersebut. Sejumlah kendaraan pemerintahan juga menjadi pemicu keingingan pemilik kendaraan pribadi memarkirkan kendaraan di jalan tersebut.
“Mungkin karena ada kendaraan plat merah, sehingga mereka tidak bisa melakukan penertiban,” ungkapnya.
Dari informasi yang dirangkum Manado Line, Pemkot Manado akan melakukan penertiban parkir liar pada jalur-jalur yang dianggap sibuk. Ini dimaksudkan dalam rangka mengurai kemacetan dalam kota Manado, Penertiban tersebut rencanya akan dimulai Senin (23/03). (christian)

IKLAN
loading...