IKLAN

Pedagang Barito: Penataan Pasar Belum Memadai


Aksi demo para Komunitas Pedagang Barito Pasar Piansungkulan, tadi siang di Pemkot Manado, Senin (11/1) (foto: Ist)

Aksi demo para Komunitas Pedagang Barito Pasar Piansungkulan, tadi siang di Pemkot Manado, Senin (11/1) (foto: Ist)

MANADO- Komunitas pedagang barito di Pasar Pinasungkulan resah. Akibat penataan yang menggangu kenyamanan berdagang telah beralih fungsi.

Nyatanya, puluhan pedagang berharap Pemerintah Kota Manado (Pemkot) perhatian menata kembali pasar Pinasungkulan,”tutur koordinator aksi tadi di kantor Wali Kota Manado Djibran Ali, Senin (11/1), sekira pukul 10.30 Wita.

Kepada Manadoline beberapa hari lalu, salah satu pedagang Pinasungkulan, Udin mengungkapkan akibat penertiban sebelumnya malah timbul kekecewaannya kepada petugas pasar.

Bukan hanya Pedagang Pinasungkulan yang resah masalah penataan pasar. Pedagang Bersehati pula merasakan hal yang sama masih soal penataan tidak sesuai, (foto:Kandi/ML)

Bukan hanya Pedagang Pinasungkulan yang resah masalah penataan pasar. Pedagang Bersehati pula merasakan hal yang sama masih soal penataan tidak sesuai. Buktinya, tempat berjualan di belakang pasar, pedagang berbondong-bondong jualan di pintu masuk pasar. Alasannya sepi pengunjung. (foto:Kandi/ML)

“Bagaimana tidak, pasar ini (Pinasungkulan-red) beralih fungsi sekarang beberapa lokasi berjualan dijadikan tempat tinggal, kami minta kepada Pemkot sediakan lahan untuk berdagang,”tambah Udin.

Menurut sumber, aksi demo pedagang barito hanya diterima Humas Pemkot Manado Frangki Mokodompis.

Diketahui Pejabat (Pj) Wali Kota Roy Roring tidak berada di kantor.

Pantauan Manadoline, bukan hanya di Pasar Pinasungkulan dijadikan tempat tinggal dan amburadulnya penataan berjualan.

Pasar Bersehati juga tak kalah memprihatinkan dengan adanya tempat darurat untuk di huni yang tidak selayaknya dijadikan tempat tinggal.

(srikandi)

IKLAN
loading...