IKLAN

Peduli Keamanan, Hingga Subuh GSVL Bolak Balik Lokasi Perkelahian Teduhkan Perasaan Kelompok Bertikai


“Wargaku, Hilangkan Perasaan Dendam, Mari Torang Jaga Manado Lebe Bae Lagi”

Wali Kota Vicky Lumentut menemui warga pasca pecah tawuran Lorong Kapal Sandar dan Lorong Kuhun Rabu (26/2) pagi

Wali Kota Vicky Lumentut menemui warga pasca pecah tawuran Lorong Kapal Sandar dan Lorong Kuhun Rabu (26/2) pagi

PERISTIWA pembunuhan di Kelurahan Bumi Nyiur Kecamatan Wanea Selasa (24/2) malam disusul paginya (Rabu 25/2) pecah aksi tawuran di jalan Samrat antara sekelompok pemuda Lorong Kuhun, Lorong Kuhun Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan V dan lorong Kapal Sandar, Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan III menyanyat perasaan GS Vicky Lumentut sebagai Wali Kota Manado.

Tak pelak, Rabu pagi itu GSVL, sapaan akrab orang nomor satu di Kota Manado ini langsung terjun ke lokasi kejadian di jalan Samrat menemui warga di kedua lorong yang bertikai itu.

“Dengan aksi tawuran yang terjadi pagi tadi, bukan hanya kedua pihak warga yang dirugikan. Tapi semua pengguna jalan Samrat yang ingin melakukan aktifitasnya terganggu,’’ kata GSVL didampingi aparat TNI/Polri didepan masyarakat.

Wali Kota Vicky Lumentut didepan tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda Lorong Kuhun dan Kapal Sandar mengingatkan pentingnya hidup rukun dan damai

Wali Kota Vicky Lumentut didepan tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda Lorong Kuhun dan Kapal Sandar mengingatkan pentingnya hidup rukun dan damai

Tak lupa pula, GSVL membesuk Wihel Musasela alias Kale (43), warga Lorong Kuhun di RSUP Prof Kandou, Malalayang yang terkena imbas penembakan aparat kepolisian saat pecah tawuran tersebut.

Sore harinya, dibantu aparat pemerintah kecamatan, GSVL kembali memberikan wejengan terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Lorong Kuhun dan Kapal Sandar dalam pertemuan sepakat damai di lantai empat Kantor De Mono, jalan Samrat.

Bersama Kapolres Kombes Pol Sunarto dan Dandim 1309 Manado, Letkol TNI Dino Martinom, GSVL kembali mengingatkan akan pentingnya hidup rukun dan damai. “Mari torang hentikan aksi tawuran ini. Jangan sampai ada korban jiwa yang jatuh nantinya di kedua belah pihak warga, mari torang beking Kota Manado Ini Lebe Bae Lagi, karena Aman Itu Mahal dan Damai Itu Indah,” pungkas GSVL mengingatkan warganya. (***)

 

Besuk Korban Penembakan di RS, GSVL Dititipi Pesan

Wali Kota Vicky Lumentut saat membesuk Kale di RSUP Prof Kandou Malalayang

Wali Kota Vicky Lumentut saat membesuk Kale di RSUP Prof Kandou Malalayang

TAK mau lengah dengan kasus kriminalitas yang merong-rong daerah kepemimpinannya, GS Vicky Lumentut sebagai Wali Kota Manado langsung mengambil sikap. Satu per satu kelompok pemuda bertikai antara Lorong Kuhun, Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan V dan pemuda lorong Kapal Sandar, Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan III pada Rabu (25/2) ditemuinya.

Tak terkecuali korban penembakan oleh polisi, Wihel Musasela alias Kale (43) warga Lorong Kuhun. Pria beristri yang tertembus timah panas polisi di pinggang kiri tembus kanan gak menyangka akan dibesuk orang nomor satu di Kota Manado saat sedang perawatan intensif di RSUP Prof. Kandou Malalayang.

Meski luka terasa nyeri di pinggangnya, Kale berusaha menyambut kedatangan GSVL, sapaan Wali Kota. Meski sakit lukanya membelunggu kondisi tubuhnya saat itu, Kale berusaha curhat kepada sang wali kota pasca pertikaian kedua kelompok pemuda subuh itu hingga berimbas penembakan kepada dirinya.

Wali Kota Vicky Lumentut melihat dari dekat luka tembak dialami Kale

Wali Kota Vicky Lumentut melihat dari dekat luka tembak dialami Kale

“Saya Cuma pesan padanya supaya hilangkan rasa dendam. Mari torang jaga ini Manado,’’ kata GSVL kepada teman-teman Kale dari warga Lorong Kuhun saat pertemuan dengan tokoh masyarakat Lorong Kapal Sandar di lantai 4 Gedung De Mono, Samrat didaksikan Kapolresta Manado, Kombes Pol Sunarto, Kasat Intel AKP Danni Palit dan Dandim 1309 Manado, Letko Dino Martino beberapa jam setelah peristiwa tersebut.

Kale pun tak langsung memanfaatkan kesempatan itu dengan menitip pesan kepada Wali Kota untuk aparat kepolisian. “Beliau minta ini yang terakhir, jangan ada lagi penembakan seperti dialami dirinya,’’ ujar GSVL. Melalui orang nomor satu di Kota Manado ini, Kale meminta polisi bertindak sesuai prosedur. Dia berharap polisi adil, tidak membela sebelah pihak. “Itu pesan beliau kepada saya,” pungkas kunci GSVL. (***)

 

Hibur Keluarga Alm Juna, GSVL Rela Begadang Nonton Main Domino di Rumah Duka

Rabu subuh Wali Kota Vicky Lumentut di rumah duka korban pembunuhan Juba Rolos di Kelurahan Bumi Nyiur

Rabu subuh Wali Kota Vicky Lumentut di rumah duka korban pembunuhan Juba Rolos di Kelurahan Bumi Nyiur

DUKA mendalam dan sedih yang dirasakan keluarga almarhum Juna Rolos (31) sedikit terobati. Itu terlihat saat Rabu tengah malam Wali Kota GS Vicky Lumentut secara mendadak muncul di rumah duka di Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan 5.

“Semoga Alm Juna Rolos ini adalah korban terakhir dari aksi gangguan kamtibmas yang terjadi saat ini.” Ungkap GSVL, sapaan akrab Wali Kota saat meratapi tubuh karyawan Dancow yang terbujur kaku dalam peti.

Kepada pihak keluarga yang ditinggalkan, GSVL beraharap diberi ketabahan serta kekuatan agar menerima ujian Yang Maha Kuasa Tuhan ini dengan hati yang terbuka. “Mari torang serahkan kasus ini ke pihak berwajib, dan hindari aksi balas dendam agar Kota Manado yang kita cintai ini aman dan terus kondusif menuju Manado Yang Lebe Bae Lagi,” saran Walikota GSVL menghibur seraya mengajak warga untuk terus lakukan tarian ampa wayer dari pada aksi panah wayer.

Hibur keluarga berduka sambil nimbrung dengan warga main domino

Hibur keluarga berduka sambil nimbrung dengan warga main domino

Tidak mau warganya terus dirundung duka, GSVL pun nimbrung bersama keluarga dan kerabat dekat korban yang sedang asyik main domino. Orang nomor satu ini rela begadang hingga subuh sambil bersenda gurau dengan warga di rumah duka. “Kalau semua ingin Kota Manado maju, mari torang sama-sama jaga keamanan supaya torang bisa hidup tenang, rukun dan damai,’’ pesan GSVL. (***)

Tak Kenal Lelah, Turun ke 2 Lokasi Pertikaian Tenangkan Warga Hingga Hingga Subuh

SEAKAN tak merasa lelah, usai dari rumah duka di Kelurahan Bumi Nyiur, Wali Kota GS Vicky Lumentut langsung menyisir lokasi pembunuhan hingga masuk ke lorong markas sekelompok pemuda yang bersitegang antara Bumi Nyiur dan Pakowa.

Di beberpa titik lokasi, GSVL menghampiri beberapa kelompok warga yang sedang berjaga-jaga. Kepada warga, GSVL meminta untuk redahkan emosi atau dendam.

Wali Kota Vicky Lumentut bersama tokoh masyarakat Lorong Kuhun dan Lorong Kapal Sandar

Wali Kota Vicky Lumentut bersama tokoh masyarakat Lorong Kuhun dan Lorong Kapal Sandar

“Mari torang serahkan kasus ini ke pihak berwajib, dan hindari aksi balas dendam agar Kota Manado yang kita cintai ini aman dan terus kondusif menuju Manado Yang Lebe Bae Lagi,” kata GSVL.

Dari situ, GSVL kembali berpatroli menyusuri lorong Kuhun dan kapal Sandar memastikan wilayah-wilayah yang sempat bertikai itu benar-benar aman. Kepada masyarakat yang ditemuinya, GSVL menitip pesan untuk saling menjaga wilayah masing-masing. “Jangan sampai ada orang luar yang memprovokasi. Kalau ada orang yang dicurigai, silakan lapor ke aparat.’’ Katanya.

Menurut GSVL, koordinasi itu penting jangan sampai main halim sendiri. Apalagi ini memasuki tahun politik, jangan ada yang merusak ketenangan, keamandan dan kedamaian warga Kota Manado yang sudah terbina selama ini. “Mari torang sama-sama jaga kota yang kita cintai ini. Jangan coreng dengan aksi kriminalas yang hanya meresahkan. Ini pesan saya supaya torang tetap hidup baku baku bae,’’ kunci GSVL subub itu. (lipsus)

 

IKLAN
loading...