IKLAN

Pemenggal Kepala di Mongkonai Kotamobagu Dituntut Seumur Hidup


 

Terdakwa Han (kanan) Diamankan di Mapolres Bolmong Usai Beraksi. (f-manadoline/yoan)

Terdakwa Han (kanan) Diamankan di Mapolres Bolmong Usai Beraksi. (f-manadoline/yoan)

KOTAMOBAGU – Masih ingat kasus pembunuhan sadis dengan cara pemenggalan kepala atas korban Jannah Modeong pada bulan Mei 2015 silam di Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat yang menewaskan seorang pria Jannah Modeong.

Diketahui kasus yang menghebohkan wilayah Bolmong Raya ini tengah dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu.

Senin (12/10) sekitar pukul 14.33 Wita, Ruang Sidang Mototabian, di kursi pesakitan terdakwa Han Potabuga (32) yang mendapat pengawalan ketat 8 anggota Buru Sergap (Buser) Polres Bolmong, hanya tertunduk lesu saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bambang SH membacakan tuntutan di hadapan majelis hakim yang diketuai Nova Laura Sasube SH MH. Perkara dengan nomor 181/PID/B/2015/PN PN.Ktg, JPU menuntut Han dengan penjara seumur hidup.

“Berdasarkan Pasal 340 KUHP, terdakwa dituntut penjara seumur hidup dikurangi dengan masa tahanan dan barang bukti yakni sebuah parang dengan panjang 42 centi meter disita untuk dimusnahkan,” kata JPU Bambang SH, saat membacakan tuntutan.
Sementara itu, Ketua Majelis Hakim Nova Laura Sasube SH MH, usai mendengarkan pembacaan tuntutan tersebut mengatakan, memberikan waktu kepada terdakwa untuk mengajukan pledoi atau pembelaan.

“Sidang untuk mendengarkan pembelaan dari terdakwa akan dilaksanakan Senin 19 Oktober pekan depan,” kata Laura sambil mengetuk palu sidang tanda berakhir.

Mendengar tuntutan JPU, Han melalui kuasa hukumnya Rudi Lahunduitan SH di hadapan maselis hakim yang diketuai Nova Laura Sasube, anggota Erick I. Cristoffel SH dan Christy Angelina Leatemia SH, akan mengajukan pembelaan.

Seperti diketahui pada Sabtu 9 Mei 2015, HP alias Han beraksi dengan sadis menghabisi nyawa korban Jannah Modeong.

Setelah ditangkap dan menjalani proses penyidikan Unit Reskrim Polres Bolmong, Han juga dilakukan observasi di RS Ratumbuysang Sario Manado selama satu minggu oleh dokter ahli psikiater.

Oleh dokter menyatakan terdakwa Han dalam keadaan sehat secara kejiwaan dan kemudian melimpahkan berkas ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu. Sebelumnya oleh penyidik Polres Bolmong menjerat HP dengan pasal 340 subsider 338 KUHP, dengan ancaman hukuman pada pasal 340 tentang pembunuhan berencana ancaman maksimal hukuman mati atau pidana seumur hidup. (yoan)

IKLAN
loading...