IKLAN

Pemkot Kurang Sreg Keputusan KPU, 17 Februari Pilwako Manado Terancam Bergeser


Penjabat Wali Kota Manado, Royke Roring dan Asisten I, Josua Pangkerego

Penjabat Wali Kota Manado, Royke Roring dan Asisten I, Josua Pangkerego

MANADO – Keputusan KPU akan menggelar Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Manado 17 Februari nanti setelah sebelumnya sempat tertunda pada Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu membuat kasak kusuk Pemkot Manado.

Penjabat Wali Kota Manado, Roy Roring pun langsung sigap menanggapi keputusan KPU tersebut.

Seperti disampaikan Asisten I, Josua Pangkerego dalam rilis ditulis Kabag Humas dan Protokol, Franky Macodompis, tersirat kalau KPU Manado terkesan buru-buru menentukan tanggal Pilkada Manado 17 Februari.

Pasalnya, terhitung sejak saat ini, Pemkot Manado hanya diberi waktu 24 hari sebelum pemungutan suara pada 17 Februari nanti. Sementara Pemkot Manado masih akan melaksanakan beberapa agenda terkait dengan KPU.

Yakni, soal laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana Pilkada Rp20 M pada APBD induk 2015 lalu yang sudah diserahkan KPU. Kemudian usulan penambahan anggaran Rp 8 miliar untuk Pilkada 17 Februari serta tahapan-tahapan pergeseran atau perubahan anggaran untuk memenuhi permintaan KPU Rp 8 M karena tidak tertata dalam APBD 2016 ini.

“LPJ KPU Kota Manado masih memerlukan proses audit atau pemeriksaan dari lembaga terkait, lalu usulan sebesar 8 miliar juga masih perlu dikaji bersama, dan melakukan pergeseran atau perubahan anggaran bersama DPRD Kota Manado,” kata Pangkerego.

Menurutnya, di saat Pemkot hendak menindaklanjuti LPJ dan usulan tersebut, KPU kemudian sudah menetapkan dan mensosialisasikan penyelenggaraan pemungutan suara tanggal 17 Februari 2016 tanpa berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado, keadaan ini seperti menjadi fait accompli bagi kami.

“Di satu pihak kami masih harus menunggu audit terhadap LPJ, mengkaji usulan, dan melaksanakan tahapan pergeseran atau perubahan anggaran bersama DPRD Kota Manado. Tetapi di pihak lain kami hanya diberi waktu mempersiapkan anggaran tahapan pilkada lanjutan hanya dalam kurun waktu sekitar 24 hari sebelum pemungutan suara 17 Februari 2016.” Pungkasnya.

Semoga alasan Pemkot Manado menanggapi keputusan KPU ini, tidak mempengaruhi pelaksanaan Pilkada Manado yang sudah ditetapkan pada 17 Februari nanti. (antoreppy)

IKLAN
loading...