IKLAN

Kapal Walikota dan Wakil Walikota Baluan Philipina, Diamankan PSDKP

Perairan Sulut Surga Bagi Pelaku Ilegal Fishing


Kapal pelaku ilegal fishing, yang diamankan di pelabuhan P2SDKP Bitung

Kapal pelaku ilegal fishing, yang diamankan di pelabuhan P2SDKP Bitung

BITUNG – Peraiaran Sulawesi Utara menjadi ‘Surga’ bagi para pelaku ilegal fishing yang berasal dari Philipina, bahkan diantara 77 kapal yang ditangkap oleh Polair Palda Sulut dan P2SDKP Bitung terdapat kapal milik Walikota dan Wakil Walikota Baluan Philipina, dan saat ini semnetara diamankan di pelabuhan P2SDKP Bitung.

Menanggapi hal ini, Hassan Suga aktivis Kota Bitung kepada manadoline.com, Sabtu (11/4), mengatakan bahwa penangkapan kapal yang diduga kuat melakukan ilegal fishing di perairan Sulut, adalah bukti bahwa laut Sulawesi memiliki kekayaan hayati yang sungguh luar bisa dan mampu menjamin masa depan Sulut khususnya Kota Bitung. Hal ini harus dibarengi dengan kerja keras dan tegas dari pihak penegak Hukum terhadap para pelaku ilegal fishing, hukumannya harus memiliki efek jera, sehingga mereka tidak akan mengulangi lagi tindakan yang merugikan negara.

“Penegakkan hukum bagi para pelaku ilegal fishing, termasuk pemilik kapal jangan pandang bulu, jangan ada deal-deal khusus yang justru akan merugikan negara, karena ini demi masa depan masyarakat perikanan. Laut Sulawesi adalah surga orang Indonesia bukan orang asing,” kata Suga.

Sementara itu, pada hari Kamis (9/4) lalu, Satgas Tim Anti Ilegal Fishing Mas Achmad Santosa kepada sejumlah awak media, sudah memberikan penegasan bahwa pihaknya akan menseriusi kasus ilegal fishing yang terjadi di Bitung. “Kami sementara menverifikasi 77 kapal yang ditangkap dengan dugaan melakukan ilegal fishing , hasilnya akan kami laporkan kepada Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan dalam bentuk rekomendasi, keputusan akan diserahkan kepada Ibu Menteri,” kata Santosa. (jones)

 

IKLAN
loading...