IKLAN

Petani: Musim Kemarau, Hasil Tanam Terancam


Ilustrasi

Ilustrasi

MINSEL—Petani merugi pada sektor pertanian. Pasalnya musim kemarau beberapa bulan terakhir khususnya bercocok tanam jagung dan padi terancam.

“Kemarau disertai angin kencang perkiraan sampai Oktober, kami rasakan dampaknya sebab hasil tanam berupa jagung tekstur buah dan daunnya kering akibat kekurangan air, “tutur petani jagung Tonny, Selasa (21/7).

Senada dengan itu Jemmy petani yang bercocok tanam padi mengungkapkan, pertanian bergantung pada hujan sebagai sumber air.”Musim kemarau terancam kami menunda penanaman, memang pemerintah setempat telah mengingatkan petani dengan melihat musim kemarau dapat mengatur jadwal tanan antisipasi panas berkepanjangan,”katanya.

Berbeda pada sektor pertanian khususnya cengkeh, musim kemarau pertumbuhan tanaman itu sangat cepat dan proses pengeringan tak mengalami kendala. (srikandipangemanan)

IKLAN
loading...