IKLAN

Polres Bolmong Siaga di Dumoga Antisipasi Bentrok Warga


Aksi tawuran warga di Desa Tambun, Kecamatan Dumoga beberapa waktu lalu

Aksi tawuran warga di Desa Tambun, Kecamatan Dumoga beberapa waktu lalu

BOLMONG – Mengantisipasi terjadinya bentrok fisik akibat tewasnya Ofni Wowiling warga Desa Mogoyunggung, Bolmong, Polres Bolmong menempatkan pasukan di wilayah tersebut.

Tewasnya pria berusia 25 tahun itu menyebabkan situasi memanas di Kecamatan Dumoga Timur. Peristiwa berdarah ini karena diduga ketersinggungan saat korban (Ofni) bersama dua tersangka Lorensius Lontoh (25) dan Agus Stenly Kairupan (26) asal Desa Tambun berpesta minuman keras (miras) di Tambun.

“Hasil penyelidikan sementara ada pesta miras di Tambun. Kemudian kedua tersangka tak terima sikap korban yang terkesan berlebihan. Kedua tersangka membonceng korban kemudian menghabisinya. Usai beraksi keduanya kabur seolah-olah bukan mereka pelakunya,” ujar Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Iver Manossoh SH, Senin (12/1).

Insiden berdarah ini memicu rasa solidaritas kelompok warga Mogoyunggung yang kemudian berkonvoi menuju Desa Tambun. Namun, aksi tersebut berhasil digagalkan aparat keamanan yang menghadang mereka di perbatasan desa. “Wakil bupati (wabup), camat, bersama aparat keamanan telah berkoordinasi guna mencegah konflik berlanjut,” sebut AKP Manossoh.

Sedangkan untuk pengamanan hingga saat ini, 150 personel kepolisian dipimpin Kabag Ops Kompol Nanang Nugroho SIK, melakukan penjagaan di dua desa itu. Wakil Bupati (Wabup) Yanny Ronny Tuuk STh MM, berharap kondisi kondusif keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga. (mara)

IKLAN
loading...