IKLAN

Raker IKSSAT Digelar 22 Januari 2016


Ketua Umum IKSSAT saat meimpin Rapat Pengurus, Sabtu (16/1)

Ketua Umum IKSSAT saat meimpin Rapat Pengurus, Sabtu (16/1)

BITUNG-Dalam rangka memperkokoh eksistensi Ikatan Kekeluargaan Sitaro Sangihe Talaud (IKSSAT) Kota Bitung, sebagai organisasi sosial masyarakat pemersatu warga Nusa Utara yang menjungjung tinggi nilai Kerukunan dan Adat, maka akan digelar Rapat Kerja (Raker) pada tanggal 22 Januari 2016.

“Berdasarkan hasil Rapat Pengurus, Majelis Adat, Dewan Pakar dan perwakilan rukun Keluarga dan Kampung pada hari Sabtu, tanggal 16 Januari 2016, bertempat pada keluarga Tamaka – Takalamingan, Raker IKSSAT Kota Bitung akan dilaksanakan pada tanggal 22 Januari,” ujar Ketua Umum IKSSAT Drs. Edison Humiang, MSi didampingi Wakil Ketua Youndries Kansil, Ronny Boham, Nabsar Badoa dan Bendahara Jonhli Tamaka, SE, Sabtu (16/1), usai Rapat pengurus.

Menurut Ronny Boham, Raker IKSSAT saat ini memiliki nilai stratetegis karena selain akan membahas program kerja untuk satu tahun kedepan, juga dalam upaya mempersiapkan serta mengoptimalkan segenap potensi Rukun yang berasal dari Nusa Utara ditengah kompetisi globlal khususnya yang akan melanda Kota Bitung. Salah satu yang akan dibahas adalah persiapan pelaksanaan Pesta Adat Tulude pada akhir Januari.

“Raker ini sebenarnya akan pada tahun 2015, tapi berhubung ada Pilkada serentak, dengan berbagai pertimbangan maka ditunda pelaksanaannya pada bulan Januari 2016, sebab IKSSAT adalah Rukun Kekeluargaan yang mengedepankan Adat Nusa Utara tidak ingin terkontaminasi dengan kepentingan Politik,” kata Boham.

Hal senada juga disampaikan oleh Youndries Kansil, dimana pemilik IKSSAT adalah Pimpinan dan Anggota Rukun Keluarga dan Kampung yang berasal dari Nusa Utara sedangkan Pengurus, Majelis Adat dan Dewan Pakar dipilih oleh dan dari perwakilan Rukun Keluarga dan Kampung.

“Itu berarti ada harapan besar yang diletakan di tangan Pemimpin dari pemilik IKSSAT dalam hal ini rukun Keluarga dan Kampung agar wadah ini mampu menjunjung tinggi nilai Adat, mempersatukan semua perbedaan dan kepentingan didasari pada prinsip Kekeluargaan untuk kepentingan bersama dalam menjawab berbagai persoalan yang ada,” pungkas Kansil. (jones)

IKLAN
loading...