IKLAN

Realisasikan Anggaran Pilkada, Sesuatu Menanti Roy Roring?


Penjabat Walikota Manado, Roy Roring. (foto:ist)

Penjabat Walikota Manado, Roy Roring. (foto:ist)

MANADO – Penjabat Walikota Manado Roy Roring harus berhati-hati. Pasalnya, permintaan penambahan anggaran oleh KPU yang akan ditindaklanjuti dengan melakukan pergeseran anggaran, bisa saja menjeratnya dalam kasus hukum.

Hal tersebut diungkapkan aktivis Sulut, Sandy Lantang kepada manadoline.com. Menurutnya, kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menyediakan anggaran pelaksanaan Pilkada sudah dilakukan dengan menghibahkan Rp20 miliar.

“Pemkot Manado sudah menjalankan kewajibannya dengan mengalokasikan Rp20 miliar yang bersumber dari APBD untuk pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2015, dan itu saya kira cukup,” kata Sandy Lantang.

Menurutnya, jika anggarannya sudah hampir habis sementara pelaksanaan Pilkada Manado tidak dilaksanakan, akan sangat berimplikasi hukum karena dilakukan tidak sesuai dengan peruntukkannya.

“Walikota Roy Roring harus waspada, jangan karena tuntutan waktu pelaksanaan 17 Februari 2016, kemudian merealisasikan pergeseran anggaran tanpa ada dasar hukum yang jelas,” jelasnya.

Lantang menambahkan bahwa, penegasan soal pelaksanaan Pilkada sudah disampaikan oleh KPU RI, yang mengatakan bahwa jika Pemerintah Daerah tidak menyediakan anggaran, maka KPU tidak bisa melaksanakannya dan harus dilakukan penundaan. (christ)

IKLAN
loading...