IKLAN

Reses Anggota Dewan Manado Nur Rasyid Abdul Rahman, Ribut Soal Tanah Pangiang


Nur Rasyid Abdul Rahman, menggelar reses di Kelurahan Sindulang Satu Kecamatan Tuminting. (foto:christian/ML)

Nur Rasyid Abdul Rahman, menggelar reses di Kelurahan Sindulang Satu Kecamatan Tuminting. (foto:christian/ML)

MANADO – Reses anggota dewan Manado Nur Rasyid Abdul Rahman yang digelar di Kelurahan Sindulang Satu Kematana Tuminting, berubah menjadi ajang debat publik terkait masalah tanah.
Pengamatan Manado Line di lokasi reses, beberapa warga saling serang tanya jawab terkait dengan masalah tanah di Pangiang, bahkan pemandu acara reses nampak kebingungan dengan debat antara Lurah Molas dengan sejumlah warga. Lurah Molas yang berdiri memberikan penjelasan terkait masalah tanah di Pangiang terlihat dalam posisi terjepit akibat serangan pertanyaan bertubi-tubi dari warga.
Melihat kondisi ini, wakil rakyat Nur Rasyid Abdul Rahman yang biasa disapa Ka Tune ini, meminta rekan sesama anggota DPRD Kota Manado yang hadir dalam reses tersebut Syarifudin Saafa, untuk menjelaskan kepada warga soal masalah tanah karena.

Nampak para anggota DPRD Kota Manado, para Camat, sejumlah tokoh agama dan masyarakat hadir dalam reses tersebut. (foto:christian/ML)

Nampak para anggota DPRD Kota Manado, para Camat, sejumlah tokoh agama dan masyarakat hadir dalam reses tersebut. (foto:christian/ML)

“Untuk masalah tanah, saya meminta teman saya di DPRD Kota Manado, Syarifudin Saafa untuk menjelaskannya, karena beliau anggota Komisi A yang berkompeten dengan masalah tanah,” kata Ka Tune.
Dalam penjelasannya, Syarifudin Saafa mengatakan bahwa untuk status tanah di Kota Manado khususnya yang ada di Pangiang, karena menjadi kewenangan Komisi A maka dibahas di tingkatan Komisi.
“Soal masalah tanah di Pangiang, karena ini jadi kewenangannya Komisi A maka, kami akan membahasnya di tingkat Komisi. Kepada warga, saya meminta untuk tidak mudah membeli tanah tanpa mengkonsultasikan kepada aparat pemerintah baik Pala, Lurah dan Camat,” jelas Bung Syarif.
Hal lain yang menjadi aspirasi warga dala reses Ka Tune adalah masalah puskesmas pembantu, keamanan, jalan rusak, sampah dan masalah lampu jalan solar cell. Ka Tune sendiri mengakui, bahwa aspirasi tersebut merupakan kondisi nyata di masyarakat sehingga dirinya mengatakan perlu segera ditindaklanjuti.
“Semua yang disampaikan tadi, adalah gambaran kondisi nyata di masyarakat. Ini menjadi tugas saya agar bisa disampaikan kepada Pemerintah Kota. Saya memintah kepada pemerintah untuk selektif melihat dan menanggapi berbagai persoalan yang ada,” ungkap Ka Tune.
masyarakat ini,” tegasnya.
Hadir dalam reses tersebut, Syarifudin Saafa, Abdul Wahid Ibrahim anggota DPRD Kota Manado, Camat Tuminting, Camat Bunaken Kepulauan, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan warga yang terlihat memadati tempat penyelenggaraan reses. (christian)

IKLAN
loading...