IKLAN

Warga Rawan Bencana Cari Tempat Aman, Roring Minta Sendoh Pantau Perkembangan Cuaca


Sekkot Manado, Haefre Sendow mengecek pos pemantau ketinggian air yang berada di Dendengar Luar

Sekkot Manado, Haefre Sendow mengecek pos pemantau ketinggian air yang berada di Dendengar Luar

MANADO – Cuaca ekstrim di Kota Manado yang menimbulkan tanah longsor di beberapa lokasi akibat curah hujan sejak Rabu (20/1) hingga memakan korban jiwa, Fredy Tengker (61), warga Batu Kota, Kamis (21/1) membuat focus penjabat Wali Kota Manado, Royke Roring yang sedang dinas di luar daerah harus terbagi.

Pasalnya, Roring yang berada Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Jakarta dalam rangka percepatan bantuan bencana banjir dari Pemerintah RI senilai Rp213 miliar membagi kosentrasi memikirkan daerahnya yang sedang dilanda hujan.

Seperti disampaikan Kabag Humas dan Protokoler, Franky Mocodompis, Roring meminta warga yang tinggal di daerah rawan bencana secepatnya dievakuasi.

“Khusus yang berada di daerah bantaran sungai dan daerah rawan longsor. Karena Manado saat ini sedang dilanda cuaca ekstrim apalagi BMKG sudah memberikan peringatan dini,” jelas Mocodompis mengutip apa yang disampaikan Roring.

Roring berharap masyarakat yang berada di daerah rawan longsor untuk sementara pindah tempat tinggal ke daerah aman. Juga kepada warga masyarakat yang berada di daerah bantaran sungai atau daerah rawan genangan air untuk mengamankan diri serta barang-barang yang dianggap penting.

“Pak penjabat telah memerintahkan Sekretaris Daerah Kota Manado untuk memantau perkembangan kondisi cuaca dan lingkungan di 11 kecamatan dan 87 kelurahan, serta berkoordinasi dalam mengambil setiap langkah yang diperlukan,” ujar Mocodompis.

Kepada korban yang meninggal dunia, Roring juga menyampaikan belasungkawa. “Beliau sudah terima laporan ada korban meninggal akibat tanah longsor di Kelurahan Batu Kota. Beliau menyampaikan belangsungkawa kepada keluarga korban,” pungkas ungkap Mocodompis. (antoreppy)

IKLAN
loading...