IKLAN

Ruangan Gelap, Disediakan Kamar Mandi, Wow…!! Spa Esek-Esek Menggila di Manado


Hendrik Warokka

Hendrik Warokka

MANADO — Ruangan berukuran sekitar 4×5 itu mirip kamar tidur sebuah keluarga. Tempat tidur beralaskan spriend bad setinggi 5 cm di atasnya beralaskan selimut putih juga lengkap dengan kamar mandi.

Saat memasuki ruangan tersebut sudut-sudut kamar hanya terlihat samar-samar. Itu baru satu dari sekian ruangan yang disidak Dinas Pariwisat dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Manado.

Sontak, kondisi ruangan dari sebuah bangunan rumah di kawasan Banjer berlabel tempat Spa ini membuat tim sidak yang dipimpin langsung Kadisparbud, Hendrik Waronkka ini curiga kalau tempat Spa itu hanya modus. Sebaliknya bias dijadikan plus-plus atau esek-esek.

Apalagi ditemukan sejumlah tempat Spa yang dilakukan sidak Senin (23/3) tidak mengantongi dokumen. “Ini kenapa pakai pintu dan ruangannya pun gelap, serta so ada kamar mandi di dalam. Ini sama sekali tidak sesuai dengan aturan teknisnya di dalam pengoperasian spa,” ujar salah satu Kabid di Disparbud dengan nada curiga.

Kadisparbud Warokka pun langsung mengeluarkan peringatan kepada pemilik spa untuk mengikuti ketentuan dan aturan teknis tentang pengoperasian spa. Jika pemilik spa tidak mengindahkan aturan, tempat pijat ini akan ditutup.

Untuk spa yang tidak memiliki dokumen lengkap langsung ditutup dan diberikan kesempatan mengurus seluruh dokumen dan persyaratan untuk dilengkapi. “Saya minta kepada pemilik spa untuk mengurus dokumen dan persyaratan, jika sudah lengkap maka bisa beroperasi. Untuk mendapatkan ijin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) tidak dipungut biaya. Namun harus melengkapi dokumen antara lain fiskal, TDP serta dokumen lainnya,” tegas Warokka. (anto reppy)

IKLAN
loading...