IKLAN

Saksi Ahli Akui, Pilwako Manado Februari 2016 Satu Rangkaian Pilkada Serentak 2015


Dr. Tommy Sumakul sebagai saksi ahli sidang gugatan Pilwako Manado susulan 2016 saat bersaksi di PTUN

MANADO – Sidang gugatan terhadap Pilwako Manado susulan 17 Februari 2016 lalu yang dilayangkan Syarief Darea atas nama LSM terus bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Siang ini sidang yang dipimpin majelis hakim diketuai Ceckly Kereh, SH diampingi anggota majelis hakim Sanny Pattipeilohi, SH dan Zarina, SH menghadirkan saksi ahli dari akademisi, Dr. Tommy Sumakul.

Sumakul menjawab semua pertanyaan baik dari Darea didampingi kuasa hukumnya, Reinald Pangaila, SH sebagai penggugat maupun dari tergugat masing-masing tergugat I dari Mendagri, tergugat II, Gubernur Sulut, Tergugat III, KPU Manado maupun dari pihak intervensi, GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-MOR) sebagai Wali Kota-Wawali Manado terpilih yang diwakili kuasa hukumnya, Percy Lontoh dan Stenly Lontoh, SH sesuai dengan pendapat dan keahliannya.

Soal Pilwako Manado susulan yang digelar 17 Februari lalu, menurut Sumakul merupakan satu rangkaian Pilkada serentak. “Iya. Itu satu rangkaian Pilkada serentak 2015,” kata Sumakul menjawab pertanyaan yang diajukan Ketua KPU Manado, Yusuf Wowor.

Sumakul yang juga dosen Fakultas Hukum Unsrat ini menegaskan, Pilwako Manado susulan itu harus dijalankan KPU Manado agar karena  sesuai aturan. “Jika KPU Manado tidak menjalankan saat itu, mereka akan kena sanksi kode etik,” ujarnya.

Sampai saat ini sidang gugatan di PTUN masih berlanjut. Sumakul salah satu dari lima saksi yang dihadirkan siang ini. Saksi lainnya akan dihadirkan dari masing-masing pihak tergugat dan pihak intervensi. (antoreppy) 

IKLAN
loading...