IKLAN

CATATAN

SBY Salah Ambil Keputusan, Preseden Buruk Bagi Demokrat


Oleh: AGRIYANTO REPPY
Oleh:
AGRIYANTO REPPY
Pemimpin Redaksi

 

PARTAI Demokrat (PD) bak bintang jelang Pilkada Manado menyusul partai berlambang Mercy terus menjadi bahan perbincangan warga Sulut karena di injure time pendaftaran bakal calon (Balon) Wali Kota Manado ke KPU, partai ini belum ada kejelasan siapa yang direkom sebagai balon Wali Kota.
Tarik menarik antara figur GS Vicky Lumentut yang notabene Ketua PD Sulut dan Harley ‘Ai’ Mangindaan yang bermodalkan sang ayah, EE Mangidaan yang memegang jabatan strategis di DPP PD spontan mengundang kekisruhan di internal PD menyebabkan siapa akan direkom menjadi balon Wali Kota dari PD sampai saat ini terkatung-katung.

Masyarakat Manado pun dibuat kebingungan dengan kebijakan partai yang dinahkodai mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum. Buktinya, sejak Kamis santer berhembus kalau GSVL, sebutan Ketua PD Sulut yang juga  Wali Kota Manado saat ini dikabarkan terdegradasi dari posisi balon wali kota. Justru Ai sekaligus dengan pasangannya, Jimmy Asiku (JA) yang direkom DPP sebagai pasangan balon Wali Kota dan Wawali.

Anehnya, menjelang kamis tengah malam, mendadak tersiar kabar DPP mengeluarkan kebijakan lain. Ai-JA batal direkomendasi, sebaliknya yang disetujui DPP yakni GSVL sendiri bahkan Ketua umum APEKSI ini yang berhasil menghantar PD menguasai kursi parlemen DPRD Manado dikabarkan bebas memilih wakilnya. Dan rekomendasi SK atas nama GSVL tersebut resmi akan dikeluarkan DPP keesokan harinya (Jumat kemarin).

Warga dan pendukung pun setia dan penuh harap menunggu kepastian kabar SK atas nama GSVL itu segera turun, kemarin. Namun ada pemandangan aneh, kabar hanya GSVL tunggal yang direkom, justru Ai dengan wajah sumringah usai landing di Manado dari Jakarta keburu langsung mengurus berkas-berkas pendaftaran, di antaraya surat SKCK seperti yang terpantau beberapa pemburu berita. Bahkan Ai sendiri, saat ini menjabat Wakil Wali Kota sempat memimpin rapat SKPD Pemkot Manado degan raut gembira, tak tampak ada beban terkait kisruh SK tersebut.

So, secerca pertanyaan pun hinggap di benak beberapa PNS. “Apakah GSVL-Ai akan bersama ulang? Tapi info hanya GSVL tunggal yang direkom DPP. Kalau itu benar, nda mungkin pak Wawali senang-senang begitu,” tanya beberapa PNS kepada rekannya.

Nah, kebingungan sejumlah PNS ini ditambah lagi berhembus kabar SK GSVL batal lagi keluar Jumat kemarin. Lengkap sudah kegalauan masyarakat melihat sikap DPP yang terkesan penuh bimbang mengeluarkan SK. Pertama, dibuat bingung GSVL tidak direkom menggunakan PD mencalonkan diri, melainkan Ai-JA. Bahkan GSVL diisukan harus ‘mengemis’ ke PDIP, tapi belakangan PDIP mengeluarkan SK, Hanny Joost Pajouw (HJP) dan Tonny Rawung (ToRa) sebagai pasangan calon banteng moncong putih.

Kedua, tiba-tiba kabar menghentak kamis tengah malam Ai-JA batal. Sebaliknya GSVL yang keluar dan bebas memilih pasangan. Kebingungan ketiga, informasi SK GSVL itu yang santer akan keluar jumat kemarin ikut batal pula. Pembatalan SK GSVL itu dikabarkan menunggu Ai yang terlambat mengurus berkas. Hingga tadi malam, deras informasi menyebutkan, kepastian SK pasangan PD di Pilwako Manado keluar Sabtu (25/7) hari ini.

Apakah DPP tetap memasang GSVL – Ai kembali di pembatalan SK ketiga kalinya ini, belum ada kepastian. Namun intinya, tiga kali pembatalan rekom SK ini membuat masyarakat Kota Manado menunggu sikap nasionalisme SBY sebagai ketua umum partai yang 10 tahun pernah menguasai republik ini. Pernyataan SBY yang pernah menyebutkan; Mengutamakan kader dalam mengusung calon di Pilkada pun ikut dinanti-nantikan simpatisan PD di Kota Manado.

Kecuali itu, ungkapan SBY yang pernah disampaikan kepada GSVL saat mempresentasikan hasil survey calon PD di Pilkada Manado belum lama ini, yakni; Akan mengutamakan kepentingan masyarakat Manado demi kebesaran Partai Demokrat dalam mengambil keputusan mengeluarkan SK calon PD di Pilkada Manado.

Sekiranya 2 hal ini akan manjadi reverensi para simpatisan PD menunggu siapa akan direkom SBY, GSVL atau Ai sebagai Balon PD akan bertarung di Pilwako Manado, 9 Desember mendatang. Ditakutkan, jika SBY salah mengambil keputusan, bisa menjadi preseden buruk di mata ketua-ketua Partai Demokrat lainya di Indonesia karena hak kesulungan partai dikesampingkan. Wallahualam…!!! Mari kita tunggu bersama SK PD untuk balon Wali Kota Manado yang katanya hari ini segera ditandatangani SBY…. (***)

IKLAN
loading...