IKLAN

Sepak Terjang Tukang Bobol ATM Asal Padang Berakhir di Polresta Manado


2016-07-31_21.10.06

Pelaku yang berhasil ditangkap. (Foto ist)

MANADO – Kisah sepak terjang tukang bobol Mesin Anjungan Tunai Mandiri bernama Adriansyah Supriadi (41) warga Kota Padang Sumatra Barat berakhir di Mapolresta Manado setelah berhasil ditangkap Tim Macan Resmob di ATM Indogrosir pada Sabtu (30/07).

Dari informasi yang berhasil dirangkum, pelaku yang datang ke kota Manado pada (15/02) yang lalu, langsung melakukan aksinya dengan modus memasang perekat ditempat masuk kartu ATM.

Aksi pertamanya pada pertengahan bulan Februari ATM depan Toko Murni dan berhasil menggasak uang Rp80 juta. Kemudian, hal serupa dilakukan di ATM Apotik Setia 2 Depan RS Pancaran Kasih dan berhasil mengambil uang Rp6,5 Juta, kemudian mereka langsung balik ke Jakarta.

Tidak puas dengan hasil dari aksinya tersebut, pelaku yang diketahui merupakan salah satu sindikat pembobol ATM Bank yang beraksi dibeberapa pulau di Indonesia ini kembali ke Kota Manado.

Pada bulan Mei 2016, pelaku bersama rekanya Paisol Arone (35), Warga Jakarta kembali lagi ke Manado dan melakukan aksinya di ATM BNI Bahu Mall dan setelah itu langsung balik lagi ke jakarta ketika sukses mendapatkan uang.

Hingga kemudian pada Jumat (29/7) pukul 22.00 Wita, kedua pelaku kembali lagi, menginap di Hotel Elfata Paal Dua dan langsung melakukan aksinya. Tapi kali ini gagal, saat hendak beraksi di ATM Indogorsir Kelurahan Mapanget, pelaku Adriansyah langsung diamankan Resmob Polresta Manado, sedangkan rekannya berhasil melarikan diri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Edwin Humokor mengatakan modus yang digunakan oleh pelaku, yakni pelaku memasukan plastik kecil ke tempat yang akan dimasukan kartu ATM, dan jika kartu ATM tersebut sudah masuk, kartu itu tidak bisa keluar lagi.

“Disitulah pelaku mulai beraksi dengan menyarankan kepada korban agar menghubungi nomor Call Center yang sudah dipasang,”kata Humokor.

Lebih lanjut, para korban akhirnya menelpon nomor tersebut dan para pelaku yang berpura pura oprator BNI langsung menanyakan Pasword ATM korban. “Ketika pasword sudah diketahui, pelaku langsung mendatangi tempat ATM tersebut lalu menguras habis uang didalamnya,” jelasnya. (ekaputra)

IKLAN
loading...