IKLAN

Serahkan Penghargaan, Maya Rumantir Temu Relawan di Woloan


Anggota DPD utusan Sulut, Maya Rumantir menyerahkan piagam kepada tim relawannya di Desa Woloan, Minahasa

Anggota DPD utusan Sulut, Maya Rumantir menyerahkan piagam kepada tim relawannya di Desa Woloan, Minahasa

WOLOAN—Anggota DPD utusan Sulawesi Utara, Maya Rumantir menmgaku tidak mengenal semua tim relawan yang mengantarnya hingga duduk di parlemen dengan suara terbanyak saat Pemilu tahun lalu. Tak heran Selasa (6/1) kemarin, dia menggelar temu relawan di Desa Woloan.
Hadir perwakilan dari 15 Kabupaten/Kota yang ada di Sulut, Rumantir memberikan piagam penghargaan. “Terus terang saya tidak kenal semua mereka. Tapi nyata kuasa Tuhan mempekerjakan mereka sehingga saya bisa menjadi anggota DPD utusan Sulut,’’ kata perempuan yang sebelumnya berlatar belakang seorang penyanyi lawas itu.
Penghargaan yang diberikan tersebut menurut Maya bukan dalam bentuk uang. Sebaliknya, penghargaan tersebut untuk menghargai pekerjaan Tuhan melalui kerja tim relawannya. “Tuhan bekerja itu tidak melihat uang. Jadi penghargaan ini saya berikan karena mereka sudah bekerja untuk saya. Perlu mendapat award,’’ pungkas istri pengusaha tambang ini yang biasa disapa Bunda Maya.
Sekadar diketahui, pada pemilu lalu, Bunda Maya memperoleh suara fantastis sebanyak 206.246. Suara sahnya ini berhasil mengalahkan calon incumbent yakni Marhany Pua (tidak lolos), Aryanthi Baramuli Putri 150.181 suara sah (peringkat ke-2), Fabian Richard Sarundajang 127.508 suara sah (peringkat ke-3), dan Benny Rhamdani 94.646 suara sah (peringkat ke-4).
Sebelumnya, Maya Rumantir ini tidak pernah dijagokan atau diprediksi akan menang mengingat banyaknya nama-nama besar, calon incumbent, dan tokoh-tokoh terkemuka dari Sulawesi Utara yang ikut bertarung memperebutkan kursi DPD.
Sejak hari pertama penghitungan suara, Maya Rumantir sudah unggul di peringkat pertama, menjadi kandidat kuat. Ini sangat mengejutkan karena Bunda Maya adalah pendatang baru dalam panggung politik di tanah air, khususnya di Sulawesi Utara.
Unggulnya nama Maya Rumantir sejak hari pertama penghitungan suara telah menjadi buah bibir dan pembicaraan hangat di kalangan masyarakat Sulawesi Utara. Masyarakat Sulawesi Utara angkat jempol untuk Maya Rumantir dan memberikan julukan bagi si cantik berlesung pipit ini sebagai panutan atau tokoh pionir calon legislatif yang tidak melakukan praktek politik uang, money politic, guna meloloskan namanya untuk melenggang ke gedung wakil rakyat, MPR/DPR RI Jalan Jend Gatot Subroto-Jakarta. (anre)

IKLAN
loading...