IKLAN

Sidang Kasus Narkotika, Saksi Ungkap Tersangka Baru


received_1170737452944169

Friska saat ditanyai oleh Majelis Hakim. (Foto ist)

MANADO – Sidang kasus narkotika jenis ganja dengan terdakwa Brando Marlon Rondonuwu (22), warga Desa Tateli Kecamatan Tateli Kabupaten Minahasa berlangsung dramatis pada Selasa (26/01). Sidang yang diketuai oleh Franklin Tamara kali ini menghadirkan saksi Friska Mandagi (terdakwa berkas terpisah) yang tak lain adalah pacar Brando.

Didepan para Majelis Hakim dan Jaksa, Friska memohon kepada Brando agar mengatakan dengan jujur kepada Majelis Hakim tentang ganja yang dipakai oleh mereka. “Brando kita mohon pa ngana Brando jujur jo kua. Kita so tolong pa ngana tolong akan pa kita Brando. Dari mana itu ganja itu Brando” kata Friska

Sambil berlutut di depan Brando. Namun, perkataan Friska tidak digubris olehnya saat ditanya Majelis Hakim “dari mana kamu dapat barang itu Brando?” Brando hanya menjawab “Kita sama-sama pak”. Lalu diceritakan lagi oleh Friska bahwa keterangannya di Berita Acara Pemeriksaan bukanlah keterangan yang sebenarnya, dirinya hanya ingin meringankan Brando saja. “Apa yang kita bilang di BAP itu, bukang yang sebenarnya. Kita cuma mo suka bela pa dia” bebernya. Yang mana dalam BAP tersebut, Friska mengakui bahwa ganja yang dinikmati mereka bersama itu dari Friska sendiri.

Saksi juga mengatakan bukan hanya ia dan Brando saja yang menikmati ganja tersebut tapi kedua teman mereka yakni Alen Mandagi dan Nando Pangkey juga memakai barang haram tersebut. Saat Hakim Anggota Alfi Usup bertanya. “Friska, jawab jujur apa cuma kalian saja yang terlibat kasus ini, siapa lagi teman kalian yang lain?” tanya Alfi. “Itu Nando Pangkey dan Alen Mandagi pak” jawab Friska.

Peraka ini berawal pada Selasa (25/08/2015) sekitar pukul 19:30 WITA di kamar kost yang beralamat di Kelurahan Sario Tumpaan, Manado. Tepatnya di samping Gereja Elshadai. Kala itu, Friskan memberikan 1,12 gram ganja kepada terdakwa untuk dinikmati bersama-sama. Tak lama kemudian, Kepolisian Dit Res Polda Sulut yang telah mendengar informasi dari masyarakat, dibawah pimpinan Kompol W G Yani S.sos langsung menuju ke kamar kos tersebut. Sesampainya di sana, polisi melihat Friska sedang bersama Brando. Lalu dilakukanlah penggeledahan, dimana ditemukan barang bukti 1 paket kecil ganja. Akibat perbuatan tersebut, Brando diancam pidana berdasarkan pasal 111 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Seusai mendengarkan keterangan saksi, Majelis Hakim menunda sidang hingga pekan depan. (ekaputra)

IKLAN
loading...