IKLAN

Sidang Kasus Perkosaan Gadis Ditusuk Kayu Pada Kemaluan Akhir Digelar


Ilustrasi.

Ilustrasi.

MANADO – Kasus kekerasan seksual pada Gadis berinisial Ag (15) Warga Kecamatan Mapanget akhirnya digelar di Pengadilan Negeri Manado pada Senin (27/06). FS alias Nandito (17) telah resmi menjadi terdakwa terhadap tindakan bejatnya kepada korban.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mitha Ropa membacakan dakwaan atas Nandito di depan Majelis Hakim yang diketuai Alfi Usup SH MH, Terdakwa diacam pidana dengan pasal 81 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

JPU juga menambahkan, Bahwa terdakwa pada Kamis tanggal 1 Juni 2016 sekira pukul 23.00 WITA, bertempat di lokasi halaman pameran Stemp Kota Manado Kecamatan Mapanget, didakwa sebagai yang melakukan, menyuruh, dengan serangkaian tipu muslihat dan kebohongan, membujuk anak melakukan persetubuhan.

Dalam dakwaannya, JPU menjelaskan bahwa ketika itu pada pukul 21.00 Wita. Korban berada di rumah kakeknya dan terdakwa menghubungi korban melalui handphone dan meminta untuk bertemu. Korban menolak ajakan terdakwa dengan alasan sudah punya pacar.

Pada saat korban hendak ke rumahnya, melewati rumah makan Chinese Food tiba-tiba lelaki Noskar Natingkase (terdakwa berkas terpisah) memanggil korban dan mengatakan apakah korban kenal seorang tante, korban katakan tidak kenal. Di saat itu, sekilas korban melihat terdakwa Nandito lari bersembunyi.

Korban lalu ke rumah, dan keluar lagi sekitar pukul 23:00 WITA melewati tempat yang sama yaitu rumah makan Chinese Food. Di saat itulah kejadian naas menimpa dirinya, dimana lelaki Noskar Natingkase dari arah belakang datang membekap mulut korban dan menariknya ke tempat alat-alat rusak dilanjutkan dengan memukulkan kayu ke leher korban.

Tak puas, Noskar Natingkase kemudian memukul kemaluan korban berulang-ulang kali hingga korban sempoyongan. Dalam keadaan tak berdaya, terdakwa Nandito lalu langsung melucuti celana korban dan menyetubuhi korban. Seusai itu, Noskar Natingkase melakukan hal yang sama terhadap korban.

Parahnya seusai memperkosa korban, kedua lelaki bejat itu juga menusukkan kayu ke kemaluan korban, lalu korban diletakkan begitu saja di halaman pameran Stemp Kota Manado dalam keadaan tak sadarkan diri. Akibat perbuatan keji itu, Nandito akhirnya diseret ke kursi pesakitan untuk diadili berdasarkan peraturan hukum yang berlaku. (ekaputra)

IKLAN
loading...