IKLAN

Sidang Tipikor Dana MaMi Bolmut, Saksi Ringankan Terdakwa Recky Posumah


foto ilus

foto ilustrasi

MANADO – Pengadilan Negeri Manado kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana APBD Makan dan Minum Tahun Anggaran 2012 pada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dengan terdakwa Recky Posumah pada selasa (5/4).

Jaksa Penuntut Umum Arif Kanahau, kali ini menghadirkan 5 orang saksi yang juga hadir pada sidang yang sama dengan terdakwa Iyam. Jufri Babai, Fadli Pandeiroth, Sukri Paputungan, Ariantje Manopo dan Muksin Alkatiri adalah kelima saksi yang mengatakan pengadaan-pengadaan fiktif yang dilakukan terdakwa Iyam dengan meminjam CV milik para saksi dan tidak berkaitan dengan terdakwa Recky Posumah yang merupakan Eks Sekretaris Daerah Kabupaten Bolmut.

Sebelumnya dalam dakwaan JPU, pada sekitar Januari 2012 hingga Desember 2012 bertempat di Kantor Bupati Bolmut, Jalan Trans Sulawesi Nomor 1, Desa Boroko, Kecamatan Kaidipang. Dimana kala itu terdapat dana sebesar Rp4,5 miliar lebih yang bersumber dari DPPA SKPD Tahun Anggaran 2012 pada Pos Sekretaris Daerah
Terdakwa Recky juga telah melakukan pencairan dana tidak sesuai mekanisme/prosedur dan memperkaya diri yang mengakibatkan kerugian Negara senilai Rp2.745.156.138, sesuai hasil audit perhitungan kerugian keuangan Negara yang telah dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulut.

Kasus mega korupsi ini menyebabkan kerugian Negara senilai Rp2,7 Miliar telah lebih dulu menetapkan mantan Bendahara Pengeluaran Pemkab Minut, Iyam Zubair Mardini Yusuf (berkas terpisah) sebagai terdakwa.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 jo pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ekaputra)

IKLAN
loading...