IKLAN

Sidang Tipikor Dana Reses DPRD Bolmong 2013-2013, Hadirkan 3 Saksi


received_1419550788062833

Para saksi yang dimintai keterangannya. (Foto ist)

MANADO – Pengadilan Negeri Manado kembali melanjutkan Sidang perkara korupsi dana Reses DPRD Bolmong Tahun Anggaran 2013-2014 yang menyeret dua terdakwa yaitu VTS alias Vonny dan AB alias Alup pada rabu (19/10). Pada Sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum Da’wan Manggalupang hadirkan tiga orang di depan Majelis Hakim yang diketuai Halidjah Wally.

Para saksi tersebut adalah, Dra Atila Kansil SmH selaku Pengguna Anggaran (PA) sekaligus sebagai Sekretaris pada Rapat Badan Musyawara DPRD Bolmong, Suherdy Muhamad SE selaku Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK), Ricky Dahlan, dan Lady Ivana Mokodompit selaku Bendahara Pengeluaran.

Dalam kesaksian, ketiganya mengatakan ,ketika semua diperiksa termasuk ke 30 anggota dewan DPRD Bolmong yang menerima dana Reses oleh Badan Pemeriksa Keuangan BPK terkait kasus tersebut, Bupati pada waktu itu pernah menginstruksikan kepada Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TGR) untuk memproses adanya kerugian negara dalam kasus ini dan menurut saksi lagi, semua kerugian negara tersebut telah dikembalikan oleh 30 anggota dewan yang sempat menerima dana Reses ini.

Sebelumnya, dalam dakwaan JPU. khusus untuk terdakwa VTS terjadi pada rentang waktu antara bulan Agustus 2013 sampai dengan Desember 2013, bertempat di Kantor Sekretariat Daerah (DPRD) Kab Bolmong, Jalan Paloko Kinatang No 3 Kota Kotamobagu.

Kala itu, saat dana Reses II sebesar Rp442,2 juta masuk ke rekening kantor sekretariat DPRD Kab Bolmong melalui Bank Sulut pada tanggal 21 Agustus 2013, saksi Lady Ivana Mokondompit menarik tunai uang tersebut dan menyerahkan ke terdakwa. Parahnya, oleh terdakwa dana tersebut malah dibagikan kepada 30 anggota DPRD Kab Bolmong.

Lanjut saat dana Reses III juga dicairkan pada tanggal 05 Desember 2013 melalui proses yang sama sebesar Rp448,2 juta, kembali terdakwa membagikan dana tersebut kepada 30 anggota DPRD Kab Bolmong. Akibatnya, negara/daerah alami kerugian sebesar Rp890,4 juta. Bila ditambahkan dengan dampak kerugian yang dilakukan oleh AB pada Reses I maka total keseluruhan kerugian negara/daerah mencapai angka milyaran rupiah.

Pasal yang didakwakan kepada mereka berdua sama yakni pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP ( dakwaan primair), pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP (dakwaan subsidair), pasal 8 jo pasal 18 ayat (1) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 jo pasal 64 ayat (1) KUHP (Dakwaan Kedua). (ekaputra)

IKLAN
loading...