IKLAN

Signal Buruk!! 15 Pejabat Pemprov Terancam “Penalti”


Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw

MANADO-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) mencium bau tak sedap bagi para pejabat di 15 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari hasil evaluasi. Pasalnya kemungkinan Agustus 2016 masa rolling segera diberlakukan.

Sebelumnya, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, realisasi belanja SKPD Provinsi dan Kabupaten Kota se-Indonesia hingga 27 April 2016, Sulut masuk peringkat ke 5, penyerapan anggaran mencapi 15,2%.

Sedangkan untuk peringkat pertama Provinsi Lampung 19,6%, disusul Jawa timur 18,6%, Kalimantan Selatan 18,1%, Gorontalo 17,3%. Sedangkan diperingkat Kabupaten dan Kota, tidak ada satupun masuk 5 besar dari realisasi belanja APBD tingkat Nasional,”tutur Wagub.

Hal ini dikatakan tegas Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw kepada wartawan.”15 pejabat tersebut mendapat signal buruk, pasti akan kena pinalti. Kalaupun tidak ada perubahan sikap (15 pejabat-red) kami akan amputasi,”kata Kandouw.

Kecewanya Wagub pula, diketahui Gubernur Sulut Olly Dondokambey sudah menandatangani MoU tentang pengelolaan anggaran dengan para Kementerian.

Kandouw beralasan, 15 SKPD tersebut salah satu kesalahan terbesarnya yakni saat menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Januari hingga Maret 2016 dari Kementerian, persentasinya 400 persen diatas APBD. Mereka (15 SKPD-Red) tidak satupun melaporkan kegiatan saat menggunakan anggaran tersebut.

“Buktinya, kebiasaan buruk kini dibawah-bawah sehingga muncul tindakan tidak baik. Penyerapan APBD kurang, cek dan ricek 15 SKPD hanya memfokuskan pada APBN dan mereka tidak laporkan lagi kepada Gubernur dan Wagub, eh tiba-tiba sudah berangkat ke Jakarta tanpa ada pemberitahuan dulu,”beber Kandouw. (srikandipangemanan)

IKLAN
loading...