IKLAN

Sopir Tronton Tewas Disambar Crane Tango


Foto Crane Tango yang beroperasi di Terminal Peti kemas

Foto jenis Crane Tango yang beroperasi di Terminal Petikemas

BITUNG-Peristiwa tragis menimpa Usman Nawuo (45), warga Kelurahan Wangurer Kecamatan Girian, yang berprofesi sebagai supir Tronton. Pria asal Gorontalo yang mengendarai mobil tronton dengan plat nomor Polisi DB 8051 CY, milik sebuah perusahaan di Bitung, , Senin (7/3), sekitar pukul 16.00 Wita, tewas setelah disambar crane Tango di Terminal Petikemas PT Pelindo 4 Kota Bitung.

Berdasarkan informasi, saat tiba giliran untuk memuat barang, korban turun dari mobil untuk melihat kontainer mana yang angkat dibawa. Diduga, korban tidak menyadiri jika dia berada di jalur Rubber Tyred Gantry (RTG) atau jalur yang dilewati Crane Tango untuk mengangkut dan menurunkan container.

Saat crane bergerak maju, korban tak menyadari kendati sirene peringatan crane sudah berbunyi tapi tak diindahkan. Akibatnya, korban tersambar crane hingga nyaris tergilas. Beruntung, operator crane segera berhenti dan menghentikan sistem sehingga crane tak sampai melindas korban. Namun sayang, nyawa korban tak tertolong. Ia meninggal saat dilarikan ke RS TNI AL Kota Bitung.

Sementara itu, pihak Polsek Pelabuhan Samudera Bitung setelah mendapat laporan, dengan sigap menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mengamankan operator crane dan tally mannya untuk dimintai keterangan. (jones)

IKLAN
loading...