IKLAN

Stop Reklamasi Pantai di Sulut!


MANADO-Semua reklamasi pantai yang  dilakukan di Sulawesi Utara harus diberhentikan. Penegasan ini disampaikan Pansus Zonasi Wilayah Pesisir dan pulau-pulau Kecil (RZWP3K) dan Kelompok Kerja  Zonasi DPRD Sulut,
Jumat (22/4) usai melakukan pemantauan .

Reklamasi Pantai yang ada di kawasan Mega Mas yang diduga sudah melewati kontrak

Reklamasi Pantai yang ada di kawasan Mega Mas yang diduga sudah melewati kontrak

Dan sebagai bukti keseriusan dalam mengawasi semua proyek reklamasi, pimpinan Pansus, Edwin Lontoh, Eddyson Masengi, Ardiana Dondokambey bersama anggota Pansus turun lapangan dengan mengecek langsung kawasan Manado Town Square ( Mantos)  dan Mega Mas yang melakukan reklamasi, Jumat (22/4).

Dalam tinjauan lapangan ini, Pansus dan Pokja Zonasi menemukan adanya proyek reklamasi pantai yang sudah melewati ketentuan yang seharusnya.

Menurut Sekretaris Pansus Zonasi, Eddyson Masengi, Ranperda Zonasi yang ada saat ini sudah menjadi kewenangan Pemprov.

Tim Pansus Zonasi nampak serius mengawasi kawasan reklamasi di Mantos

Tim Pansus Zonasi nampak serius mengawasi kawasan reklamasi di Mantos

Oleh karena itu, dari hasil kunjungan ini, pihaknya berkesimpulan dan telah mengevaluasi agar proyek reklamasi pantai yang sementara dikerjakan oleh developer harus diberhentikan.

“Kita kan harus melihat exitingnya sudah bagaimana. Disesuaikan dengan kontrak line seperti apa. Kita harus evaluasi terlebih dahulu, kalau memang betul-betul luas lahan sesuai kontrak, its Ok. Akan tetapi sambil kita berproses itu sebaiknya reklamasi ini dihentikan dulu,” aku Masengi.

Sementata Mantan Wakil Walikota Manado Teddy Kumaat yang masuk dalam Pansus Zonasi mengakui ada indikasi bahwa reklamasi di kawasan Mega Mas sudah melewati kontrak, dan untuk pembuktiannya nanti akan diukur resmi oleh pihak BPN.

“Kami meminta semua kegiatan  reklamasi dihentikan sampai Pansus selesai melakukan pembahasan Perda Zonasi,”  kata Kumaat.

Sementara itu, Koordinator Pokja, Sanny Parengkuaan saat diwawancarai oleh sejumlah waratawan seusai peninjauan lapangan mengatakan  peninjauan lapangan ini dilakukan dalam rangka untuk mengumpulkan data-data ataupun masukan-masukan sebelum masuk dalam pembahasan Ranperda selanjutnya.

“Kami akan menyurati para pengemban untuk segera menghentikan semua kegiatan reklamasi. Sampai Ranperda Zonasi selesai dibahas dan menjadi Peraturan Daerah,” ungkap Parengkuan. ( mom)

IKLAN
loading...